Magister Pendidikan IPS Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung menyelenggarakan webinar nasional (series 3) dengantema “Fungsi Keratuan Lampung dan Perannya di Masa Kini”. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Magister Pendidikan IPS Angkatan 2020.Jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 735 peserta. Hadir secara luring yang dibuka secara langsung oleh Sekertaris Jurusan Pendidikan IPS FKIP Unila, Drs. Maskun, M.H., Kepala Prodi Magister Pendidikan IPS, Risma M. Sinaga, M.Hum. dan tamu undangan dari Kepala Prodi Pendidikan Geografi, Dr. Sugeng Widodo, M.Pd. Serta sejumlah dosen pascasarjana Magister Pendidikan IPS FKIP Unila yang hadir secara daring melalui via zoom dan youtube, pada Sabtu di Aula Gedung B FKIPUnila (13/11).

Webinar ini diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring) sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19. Seluruh panitia mengikuti secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sedangkan para narasumber dan seluruh peserta mengikuti secara daring dari tempat masing-masing. Kegiatan webinar nasional yang bertempat di Aula Gedung B FKIP Unila ini menghadirkan narasumber nasional dari Universitas Negeri Surabaya yakni Dr. Agus Suprijono, M.Si, dan dua narasumber dari Universitas Lampung yakni Dr. Eng Admi Syarif serta Dr. M. Mona Adha, M.Pd.
Drs. Maskun, M.H. dalam sambutannya, menuturkan bahwa pentingnya kesadaran kebudayaan harus ditanamkan sedalam mungkin ke dalam jiwa masyarakat, salah satunya melalui jalur pendidikan. Pendidikan berbasis kebudayaan adalah suatu alat paling ampuh dalam menanamkan kesadaran berbudaya dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal seperti fungsi nilai-nilai keratuan Lampung. Pendidikan berbasis budaya juga memiliki peran vital sebagai pendorong masyarakat untuk meraih progresivitas pada semua lini kehidupan. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi, jiwa-jiwa yang progresif, produktif, dan inovatif akan tumbuh secara bertahap dan pasti. Di samping itu, pendidikan budaya juga dapat menjadi cerminan penting bagi proses transformasi personal maupun sosial. Dengan demikian, adanya webinar series 3 ini diharapkan seluruh masyarakat lebih mengenal dan mencintai akan eksistensi budaya yang ada, terlebih lagi budayanya sendiri, sehingga akan tercipta masyarakat yang maju dan beradab.





