BANDAR LAMPUNG — Tradisi juara kembali dipertahankan oleh civitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila). Kali ini, kabar membanggakan datang dari panggung ilmiah nasional, di mana Tim Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Unila sukses menyabet predikat juara pada ajang bergengsi Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tingkat Mahasiswa Se-Indonesia BKS PTN Barat Tahun 2026.
Kompetisi ilmiah yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi negeri terbaik di wilayah Indonesia bagian barat ini diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). Melalui persaingan yang ketat, delegasi FKIP Unila berhasil mengamankan podium dengan meraih Juara 3.
Capaian impresif di tingkat nasional ini diraih berkat gagasan inovatif dan kerja keras kelompok mahasiswa yang solid. Tim PGSD FKIP Unila tersebut beranggotakan:
- Perkasa Dinanti Akbar
- Hendri Pratama
- Eva Mellinsy
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran penting asupan metodologi dan bimbingan intensif dari dosen pembimbing, Siska Mega Diana, M.Pd. Dedikasi dosen pembimbing dalam mengawal riset dan penulisan terbukti mampu mengantarkan karya tulis pengabdian mahasiswa bersaing di level tertinggi.
Segenap Keluarga Besar FKIP Unila memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim yang telah mengharumkan nama almamater di kancah nasional. Di sisi lain, tim mahasiswa yang berkompetisi turut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan penuh (full support) yang diberikan oleh pihak birokrasi rektorat Universitas, dekanat Fakultas, serta Program Studi PGSD yang telah memfasilitasi seluruh tahapan kompetisi.
Prestasi ini diharapkan menjadi angin segar sekaligus pemantik motivasi yang kuat bagi seluruh mahasiswa Universitas Lampung, khususnya di lingkungan FKIP, untuk terus berani berkarya, berinovasi, dan menembus batas kemampuan dalam berbagai kompetisi ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional ke depan.



