[FKIP Unila, Eduspot]: Tim POLA GANDA (Program Pelatihan Gamolan Anak Daerah) dari Universitas Lampung berhasil raih Medali Perak Pada ajang paling bergengsi mahasiswa se-Indonesia yaitu PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang ke 31. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti tersebut berlangsung di Universitas Negeri Yogyakarta pada 28 Agustus – 2 September 2018.
Tim yang mengangkat Gamolan sebagai alat musik tradisional Lampung ini berjumlah lima orang anggota yaitu Endah Cahyani, Arum Sage Cani, Lufia Nuzulika dan Ilham Sanjaya, yang merupakan mahasiswa-mahasiswa Program Studi PGSD serta Dosen Pembimbing Hasyimkan, S.Sn.,MA.
Ide POLA GANDA terbentuk karena keinginan untuk menperkenalkan Gamolan kepada masyarakat Lampung. Alat musik gamolan merupakan khas dari Lampung, namun masyarakat Lampung sendiri belum banyak yang tahu akan keberadaan alat musik tersebut.
“Kita melihat masih banyak masyarakat lampung itu sendiri belum banyak yang mengenal tentang gamolan, sedangkan seperti angklung dan lainnya itu sudah sangat dikenal. Selain itu karena kami juga memiliki kemampuan untuk memainkan alat musik itu, karna kami mendapat mata kuliah gamolan, jadi sudah sesuai dengan masalah yang ada kemudian kami bisa melakukannya. Sehingga untuk pelaksanaan program kami berfikir bahwa tinggal pengemasan dari program itu, tapi untuk pelaksanaannya karena bisa bermain gamolan jadi tidak terlalu sulit” ungkap Endah.
Tim yang sebelumnya didanai oleh kemenristekdikti untuk menjalankan program mereka pada PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) di bidang Pengabdian kepada Masyarakat selama 4 bulan serta lolos dalam seleksi peserta PIMNAS yang ke 31, akhirnya dapat membawa hasil yang sangat memuaskan yaitu mendapatkan medali perak atau setara juara 2 pada kategori lomba Presentasi.
Pelaksanaan Program PKM POLA GANDA dilakukan di SDN 2 Sulusuban yang berada di Desa Sulusuban, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah.
“Dengan harapan nanti setelah dipromosikan dengan masyarakat sana akan terus berkelanjutan sehingga masyarakat Lampung mengenal alat musik Gamolan, bukan hanya suku Lampung saja harapannya, namun semua suku yang ada di Lampung mengenalnya” ungkap Hasyimkan selaku pembimbing PKM.
Pada PIMNAS 31 ini diikuti oleh 136 Perguruan Tinggi dari seluruh penjuru di Indonesia yang di dalamnya terdapat 440 tim yang saling berkompetisi untuk membawa pulang medali-medali yang disediakan. Ada dua kategori yang diperlombakan pada kegiatan tersebut yaitu Lomba Poster dan Lomba Presentasi. Untuk Unila sendiri meraih medali perak ini adalah yang tertinggi dan tahun depan 2019 Pimnas 32 akan selenggarakan di USU Sumatera Utara dengan harapan semoga Unila dapat meraih medali Emas.
“Harapannya untuk unila itu semakin banyak teman-teman yang bisa berpartisipasi menjadi peserta pimnas, merasakan pimnas khususnya fkip semakin banyak nantinya bisa lolos ke pimnas dan membawa nama unila serta FKIP ke ajang nasional” ungkap Endah.[L]

Toreh Prestasi Nasional, Tim Mahasiswa PGSD FKIP Unila Raih Juara 3 LKTM BKS PTN Barat 2026
BANDAR LAMPUNG — Tradisi juara kembali dipertahankan oleh civitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila). Kali ini, kabar membanggakan datang dari panggung ilmiah nasional, di mana Tim Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Unila sukses menyabet predikat juara pada ajang bergengsi Lomba Karya


