(Eduspot – FKIP Unila): Prof. Sunyono resmi menjadi dekan FKIP. Serah terima jabatan berlangsung di gedung B Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidilan, Kamis 3 November 2022. Plt. Dekan FKIP Prof. Patuan Raja menyerahkan jabatannya kepada Prof. Sunyono dihadapan wakil rektor, ketua Senat dan dekan.
Plt. Rektor Universitas Lampung Dr. Mohammad Sofwan Effendi menekankan Dekan FKIP Prof. Sunyono untuk menjaga integritas akademik.
Ini sebagaimana pernyataan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim.
“Sebenarnya ini untuk seluruhnya. Bukan hanya Dekan FKIP saja. Selurun insan perguruan tinggi itu harus menjunjung tinggi marwah akademik, dengan menjaga integritas akademiknya,” tegas Dr. Mohammad Sofwan Effendi usai sertijab Dekan FKIP Unila, Kamis 3 November 2022.
Menurut Dr. Mohammad Sofwan Effendi, integritas akademik mempunyai filosofi mendalam. Yakni, boleh salah tetapi tidak boleh berbohong dalam mengemban suatu amanah dan tanggung jawab. “Jadi, jaga integritas akademik. Boleh salah, tidak boleh bohong. Harus jujur, apapun yang terjadi dan harus dijunjung tinggi untuk memajukan FKIP,” tegasnya.
”Dengan integritas akademik, kita juga bisa melakukan apapun ke depan. Misalnya mendorong mahasiwa menjadi seorang. Dasarnya harus jujur. Ini dulu. Maka nanti tata kelolanya akan baik. Dari segi mahasiswa, keuangan, nilai dan pengolaaan apapun, itu datanya akurat,” imbuh Dr. Mohammad Sofwan Effendi.
Oleh karena itu, terus Dr. Mohammad Sofwan Effendi, pondasi yang harus ditekankan oleh civitas akademika, terutama dosen dan mahasiwa adalah menjunjung tinggi integritas akademik.
Prof. Sunyono mengucapkan terima kasih kepada Prof. Patuan Raja, sehingga dirinya bisa melanjutkan program yang telah tercapai saat ini.
“Terima kasih kepada dekan sebelumnya atas pondasi yang telah dibangun, sehingga saya melanjutkannya bukan dari nol. Maka saya terus meminta dukungan dan masukan dalam rangka bersama-sama membangun FKIP,” kata Prof. Sunyono.
Terkait penerapan pesan Plt. Rektor Unila, Prof. Sunyono menyatakan sesegera mungkin bakal mengumpulkan dosen dan mahasiswa di FKIP untuk mewujudkan hal tersebut.
Seluruh komponen di FKIP akan diajak untuk mengimplementasikan pesan dari Mendikbudristek.
”Minggu depan saya akan bertemu lembaga kemahasiswaan hingga LK, tendik, dan dosen serta alumni untuk mewujudkan bagaimana integritas tersebut. Semua komponen kita minta masukan kepada pimpinan yang baru agar bisa direalisasikan,” tandasnya.
Selain itu, dalam kepemimpinannya, Prof. Sunyono menargetkan ada dua program studi yang kini masih mengejar akreditasi unggul atau A dari tim assesment.

“Untuk saat ini kita sedang menunggu dua program studi yang belum di-assement lapangan oleh BANPT,” ujarnya. Terdiri dari Magister Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan Lampung dan Magister Teknologi Pendidikan.
Satu lagi sedang submit ke lembaga akreditasi mandiri. Tinggal ke Labdik. Jadi tahun ini ada proses 1 dan 2. Ada kemungkinan unggul, namun tergantung penilaian nanti.
”Targetnya tahun ini. Jadi Desember masih ada assessment. Mudah-mudahan tercapai,” sebut dia.











