Bandar Lampung, 23 April 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus memperluas jejaring kemitraan strategis guna meningkatkan daya saing lulusan. Langkah ini diperkuat melalui kunjungan kerja sama dari Wadhwani Foundation yang diterima langsung oleh pimpinan fakultas di lingkungan FKIP Unila pada Kamis (23/4/2026).
Pertemuan penting ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. Riswandi, M.Pd., serta jajaran unit kerja sama fakultas. Sementara itu, pihak Wadhwani Foundation diwakili oleh Dita Mayasari, S.T., M.T. selaku Senior Program Manager.
Agenda utama kunjungan ini adalah pembahasan rencana penyelenggaraan In House Training (IHT) yang ditujukan khusus bagi mahasiswa FKIP Unila. Program pelatihan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan abad ke-21, kewirausahaan, serta kesiapan kerja agar mampu beradaptasi dengan dinamika industri global.



Dalam pemaparannya, Dita Mayasari, S.T., M.T. menjelaskan bahwa Wadhwani Foundation memiliki komitmen untuk membantu mempercepat pengembangan karir mahasiswa melalui modul pelatihan yang terstruktur dan berbasis teknologi.
“Tujuan utama kami adalah membangun ekosistem di mana mahasiswa tidak hanya siap menjadi tenaga kerja yang handal, tetapi juga memiliki mentalitas inovatif dan mandiri. Melalui IHT ini, kami berharap mahasiswa FKIP Unila mendapatkan nilai tambah yang signifikan sebelum terjun ke dunia profesional,” ungkap Dita Mayasari.
Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Beliau menekankan bahwa sinergi dengan lembaga internasional seperti Wadhwani Foundation sangat selaras dengan visi fakultas dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdampak.
“Kami sangat mengapresiasi tawaran kerja sama ini. Program In House Training merupakan kebutuhan krusial bagi mahasiswa kami untuk melengkapi kompetensi pedagogis mereka dengan soft skills dan wawasan industri. Kami ingin memastikan bahwa lulusan FKIP Unila adalah individu yang siap pakai di berbagai sektor,” ujar Dr. Albet.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi mendalam terkait teknis pelaksanaan pelatihan, sinkronisasi kurikulum pelatihan dengan kalender akademik, serta peluang keberlanjutan program di masa depan. Diskusi ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan naskah kerja sama resmi.
Kunjungan ini menegaskan posisi FKIP Unila sebagai fakultas yang proaktif dalam menjemput bola kolaborasi global demi masa depan mahasiswa yang lebih gemilang.



