Bandar Lampung,30 Oktober 2024 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menerima visitasi dari tim Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk melaksanakan Pemantauan dan Evaluasi Dampak Penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan tahun 2024. Kegiatan visitasi yang berlangsung selama dua hari ini bertempat di FKIP Unila dan SD Islam Pelangi, Sukarame, Bandar Lampung. Agenda ini bertujuan untuk mengukur dampak program PPG Prajabatan dalam meningkatkan kompetensi calon guru di Indonesia.
Visitasi ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FKIP, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi PPG, Dr. Edi Suyanto, M.Pd., serta sejumlah guru pamong, koordinator bidang studi, mahasiswa, dan tim penjaminan mutu serta pengelola Program PPG FKIP Unila. Dari pihak Direktorat PPG, kegiatan ini dihadiri oleh Muhammad F.A Bima Sakti, Elvin Firnanda, dan Andrian Wijaya yang tergabung dalam tim asesmen dan pemantauan.
Dalam sambutannya, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. menyampaikan komitmen FKIP Unila dalam menjalankan program PPG Prajabatan sesuai dengan standar kurikulum nasional yang diterapkan di seluruh LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) di Indonesia. “Kami terus berupaya seoptimal mungkin dalam penyelenggaraan PPG, baik melalui penerapan kurikulum yang terstandar maupun pemantapan kompetensi lulusan untuk memperkuat pendidikan di Lampung dan Indonesia. FKIP Unila juga telah menerima izin untuk menyelenggarakan 14 bidang studi dalam PPG, dan kami berkomitmen menjaga mutu pengajaran, pembelajaran, serta pengelolaan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Elvin Firnanda dari Direktorat PPG turut menyampaikan apresiasi kepada FKIP Unila atas kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan program PPG Prajabatan maupun Program PPG untuk guru tertentu. Ia menekankan pentingnya visitasi sebagai bentuk pemantauan mutu dan dampak penyelenggaraan program PPG yang sesuai dengan Permendikbudristek. “Visitasi ini bertujuan untuk memantau dan menjamin kualitas serta mengukur dampak program PPG Prajabatan. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pijakan dalam memperbaiki dan memperkuat kualitas calon guru yang akan berkiprah di lapangan,” tutur Elvin.
Pada hari pertama, asesmen diawali dengan sesi bersama Unit Pengelola Program Studi (UPPS) di FKIP Unila, yang turut dihadiri oleh Ketua Program Studi PPG, Dr. Edi Suyanto, M.Pd., guru pamong, koordinator bidang studi, mahasiswa, serta tim penjaminan mutu dan pengelola PPG. Sesi ini bertujuan untuk mendalami berbagai aspek yang mendukung penyelenggaraan PPG di Unila, termasuk evaluasi kurikulum, mutu pembelajaran, dan efektivitas program dalam meningkatkan kompetensi guru.
Asesmen berlanjut pada hari kedua dengan kunjungan langsung ke SD Islam Pelangi, Sukarame, Bandar Lampung, di mana tim evaluasi dari Direktorat PPG melakukan observasi terhadap lulusan program PPG Prajabatan yang saat ini aktif mengajar di sekolah tersebut. Tim visitasi melakukan wawancara dengan kepala sekolah, guru rekan kerja, serta para siswa untuk menilai dampak program PPG terhadap kinerja dan kompetensi lulusan di lapangan. Hasil observasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa lulusan PPG memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pendidikan di era saat ini.
Melalui kegiatan pemantauan ini, diharapkan FKIP Unila dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program PPG, baik dari segi kurikulum maupun pengelolaan program. Program PPG Prajabatan yang telah dijalankan di FKIP Unila ini diharapkan mampu melahirkan guru-guru yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan.
Visitasi ini juga diharapkan semakin memperkuat kerja sama antara FKIP Unila dan Direktorat PPG dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.



