Bandar Lampung, 25 Oktober 2024 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) melepas lima mahasiswa terpilih untuk mengikuti Program Proyek Kemanusiaan Internasional 2024 di Community Learning Center (CLC) Kinabalu, Malaysia. Prosesi pelepasan mahasiswa ini digelar di Ruang Dekan FKIP Unila, dihadiri langsung oleh Dekan FKIP, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., serta jajaran pimpinan fakultas, termasuk Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. Riswandi, M.Pd., dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.
Program Proyek Kemanusiaan Internasional di Malaysia ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan dan proyek kemanusiaan di lingkungan internasional sekaligus memperkuat jejaring Unila dengan negara-negara ASEAN lainnya. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh selama kuliah di Unila dalam konteks yang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah untuk memupuk rasa peduli dan keterampilan mahasiswa FKIP dalam bidang kemanusiaan serta pelayanan masyarakat internasional.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa yang telah terpilih dan mengajak mereka untuk menjalankan program ini dengan penuh tanggung jawab. “Program ini bukan hanya sekadar kesempatan akademik, tetapi juga merupakan bagian dari pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat di luar negeri. Kami berharap kalian dapat mengharumkan nama baik FKIP Unila dan mempererat kerja sama dengan komunitas pendidikan di Malaysia,” ujarnya.
Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., selaku Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, memberikan pesan kepada para mahasiswa untuk menjaga nama baik Unila dan Indonesia selama menjalani program tersebut. Ia juga menekankan pentingnya sikap profesionalisme dan tanggung jawab dalam membawa citra positif institusi. “Kalian adalah duta FKIP dan Universitas Lampung di kancah internasional, terutama di Malaysia. Jaga baik-baik kepercayaan yang telah diberikan, tunjukkan kemampuan serta karakter terbaik kalian,” pesan Dr. Albet.
Acara pelepasan ini ditutup dengan harapan besar agar program tersebut tidak hanya meningkatkan pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga mempererat hubungan antara Universitas Lampung dan lembaga-lembaga pendidikan di ASEAN. Program Proyek Kemanusiaan Internasional ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun kerja sama regional, serta membuka jalan bagi berbagai inisiatif kemanusiaan dan pendidikan di masa depan.
Para mahasiswa yang terpilih dijadwalkan akan memulai kegiatan proyek di CLC Kinabalu, Malaysia, selama beberapa bulan ke depan, dengan fokus utama pada bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Program ini menjadi bagian dari misi FKIP Unila untuk memperkuat peran pendidikan dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan serta keterlibatan dalam komunitas ASEAN.



