Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa Perancis
Kegiatan asesmen lapangan ini dilaksanakan pada 03-04 November 2023 yang bertempat di Kampus Pusat FKIP Unila. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., Dekan FKIP Prof. Dr. Sunyono, M.Si. dan para Wakil Dekan, ketua LPPM, ketua LP3M, para kepala UPT Universitas Lampung, Koordinator Tata Usaha, Ketua Unit, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Ketua Program Studi, Dosen, Tenaga Kependidikan Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa Perancis di lingkungan FKIP Unila.
Asesmen akreditasi merupakan penilaian sesuai kriteria yang telah ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Pasal 55 ayat 1 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012) dalam menentukan kelayakan sebuah program studi dan perguruan tinggi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. menyampaikan sambutannya bahwa PS Pendidikan Bahasa Perancis berkomitmen dalam memajukan kualitas mutu lulusan mahasiswa. Oleh karena itu, saya menjamin dan menyakini bahwa PS ini telah berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan proses akreditasi ini semakin hari semakin meningkat kualitasnya.
“Unila sekararang sangat konsen kepada program studi di FKIP yang dimana dulu hanya berfokus pada pengajaran tetapi FKIP berbenah dengan mengembangkan teknologi informasi yang ada sekarang dalam pengajaran” imbuhnya
Selanjutnya, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd. menyampaikan sambutannya, ia menyampaikan bahwa kehadiran kami disini memberikan penilaian akreditasi salah satunya PS Pendidikan Bahasa Perancis. Kegiatan AL ini kita laksanakan selama 2 hari dan semaksimal mungkin dalam +memperbaiki data dan bukti yang kurang dan dimanfaatkan dengan baik oleh program studi tersebut.
Adapun tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) yakni Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Dr. Dwiyanto Djoko Pranowo, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta.



