Unit Kerjasama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) mengadakan workshop Penyusunan Instrumen Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kerjasama pada Jumat, 17 Mei 2024. Workshop ini dilaksanakan di Aula A FKIP Unila dan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerjasama yang dilakukan oleh FKIP Unila dengan berbagai mitra strategis.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Riswandi, M.Pd., Ketua Unit Kerjasama Mutu, Devi Sutrino, M.Pd., beserta tim, para Ketua dan Sekretaris Jurusan, serta Ketua Program Studi S1, S2, dan S3 di lingkungan FKIP Unila. Workshop ini dirancang untuk memberikan panduan dalam menyusun instrumen monev yang komprehensif dan aplikatif, guna memastikan bahwa setiap kerjasama yang dilakukan memberikan manfaat optimal bagi semua pihak yang terlibat.
Dalam sambutannya, Dr. Riswandi, M.Pd., menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi dalam setiap kegiatan kerjasama. “Monitoring dan evaluasi bukan hanya tentang mengawasi pelaksanaan kerjasama, tetapi juga tentang memastikan bahwa setiap program kerjasama berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang diharapkan. Dengan instrumen monev yang tepat, kita bisa mengidentifikasi masalah lebih awal dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan,” ujarnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Devi Sutrino, M.Pd., selaku Ketua Unit Kerjasama. Dalam presentasinya, Devi Sutrino menjelaskan berbagai aspek penting dalam penyusunan instrumen monev, mulai dari perumusan indikator keberhasilan, teknik pengumpulan data, hingga analisis dan pelaporan hasil monev. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antar unit dalam pelaksanaan monev.
Devi Sutrino, M.Pd., menyatakan, “Penyusunan instrumen monev yang baik akan membantu kita dalam menilai efektivitas kerjasama dan menemukan cara-cara untuk meningkatkan hasil kerjasama tersebut. Selain itu, instrumen ini juga berfungsi sebagai alat untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kerjasama yang kita lakukan.”
Workshop ini juga mencakup sesi diskusi yang interaktif, dimana para peserta berkesempatan untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam pelaksanaan kerjasama. Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai ide dan solusi praktis yang dapat diterapkan dalam penyusunan instrumen monev.
Di akhir acara, Dr. Riswandi, M.Pd., mengungkapkan harapannya agar workshop ini dapat menghasilkan instrumen monev yang efektif dan efisien. “Dengan adanya instrumen monev yang baik, kita dapat memastikan bahwa setiap kerjasama yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi semua pihak. Kami berharap hasil dari workshop ini dapat segera diimplementasikan dan membawa FKIP Unila ke arah yang lebih baik dalam menjalin dan mengelola kerjasama,” pungkasnya.
Workshop ini menunjukkan komitmen FKIP Unila dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan kerjasama dengan berbagai mitra strategis, guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di Universitas Lampung.



