Bandar Lampung, 18 Juni 2025 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) mengadakan sosialisasi pendaftaran sertifikasi dosen (Serdos) bagi para dosen non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN), bertempat di Aula A FKIP Unila. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan pengakuan kompetensi dosen di lingkungan FKIP.
Acara ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd., Kepala Bagian Umum Didi Sudarmansyah, M.Pd., serta para dosen non-ASN di lingkungan FKIP.
Dalam sambutannya, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. menekankan pentingnya sertifikasi dosen sebagai bentuk pengakuan profesionalisme tenaga pendidik di perguruan tinggi.
“Yang dapat mengikuti Serdos adalah dosen yang aktif, loyal, dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas tridharma perguruan tinggi. Serdos adalah peluang penting, namun pilihan untuk mengikutinya tetap kami serahkan kepada Bapak/Ibu semua. Semoga kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan seluruh peserta dapat lulus dengan hasil yang memuaskan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd., memaparkan secara teknis prosedur pendaftaran, persyaratan eligibilitas, serta ketentuan-ketentuan penting yang harus dipenuhi oleh peserta Serdos.
“Kami menjelaskan mekanisme pendaftaran Serdos dari tahap awal hingga proses verifikasi. Bagi dosen non-ASN, ada hal-hal teknis yang harus diperhatikan agar dapat dinyatakan eligible oleh sistem,” jelasnya.
Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para dosen non-ASN menyampaikan berbagai pertanyaan terkait teknis pendaftaran, dokumen pendukung, serta strategi untuk memenuhi kriteria penilaian dalam sertifikasi dosen.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong peningkatan mutu dosen non-ASN di FKIP Unila, sekaligus bagian dari komitmen fakultas untuk memastikan seluruh tenaga pengajar memiliki kompetensi yang diakui secara nasional.



