Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) dan FKIP Universitas Serambi Mekkah mengukuhkan kerjasama dalam penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada tanggal 8 Januari 2024. Perjanjian ini membahas implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan sumber daya manusia, serta pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Dekan FKIP Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., dan Dekan FKIP Universitas Serambi Mekkah, Dr. Jalaluddin, S. Pd, M. Pd., menjadi penandatangan perjanjian yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama antarfakultas dalam pengembangan pendidikan dan penelitian.
Penandatanganan perjanjian ini mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui perjanjian ini, FKIP Unila dan FKIP Universitas Serambi Mekkah akan saling mendukung dalam mewujudkan visi dan misi masing-masing fakultas.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kerjasama ini. “Perjanjian ini bukan hanya sebagai bentuk kerjasama formal, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk membangun sinergi yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di kedua perguruan tinggi,” ujar Prof. Dr. Sunyono.
Perjanjian tersebut melibatkan komitmen untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kedua fakultas juga sepakat untuk mendukung pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, yang menjadi inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengelola jalannya perkuliahan.
Dekan FKIP Universitas Serambi Mekkah, Dr. Jalaluddin, S. Pd, M. Pd., menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak. “Kami berharap melalui kerjasama ini, kita dapat saling memberikan kontribusi positif dalam pengembangan pendidikan dan penelitian,” kata Dr. Jalaluddin.
Kerjasama ini diharapkan dapat membuka peluang untuk pertukaran pengalaman, penelitian bersama, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Dengan demikian, kedua fakultas dapat berkolaborasi dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu dan relevan dengan tuntutan perkembangan zaman.



