Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Pengembangan Sumber Daya manusia (SDM) dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Pringsewu.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 02 April 2024 yang bertempat di FKIP Unila. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FKIP Prof. Dr. Sunyono, M.Si. dan para Wakil Dekan., Ketua Bagian Tata Usaha, Hermanto, S.Sos, para Ketua Jurusan, Tim Unit Kerjasama, Sekretaris Program Studi Doktor Pendidikan di FKIP Unila. Serta dihadiri juga oleh Dekan FKIP UMPRI Nur Faisal, Wakil Dekan dan rombongan.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kerjasama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya dosen, dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk melanjutkan studi doktor dalam bidang pendidikan di FKIP Unila.
Melalui program ini, diharapkan dosen akan memiliki kesempatan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan mereka dalam pendidikan, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dalam pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dekan FKIP UMPRI Nur Faisal, M.Pd. dalam sambutannya, menyampaikan, sejak berdirinya dua periode lalu pada tahun 2019, UMPRI telah berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di era globalisasi ini. kami memiliki mimpi untuk mengembangkan program studi yang unggul dalam berbagai bidang. Dalam rangka mewujudkan mimpi ini, kami mengharapkan pengembangan sumber daya manusia. Salah satu langkah konkret yang kami ambil adalah Kerjasama pengembangan SDM dengan FKIP Unila. Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, kami yakin bahwa UMPRI akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat dan bangsa.
Selanjutnya, Dekan FKIP Prof. Dr. Sunyono, M.Si. dalam sambutannya, menyampaikan, dalam perjumpaan yang berkesan dengan Universitas Muhammadiyah Pringsewu mengenai kerjasama pengembangan sumber daya manusia (SDM), kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan serta kesempatan yang diberikan dalam meningkatkan kualitas dosen Universitas Muhammadiyah Pringsewu.
Menambahkan, Prof. Sunyono mengatakan selama pertemuan tersebut, kami mendiskusikan berbagai hal yang penting, termasuk penawaran jalur masuk tes doktor pendidikan yang telah kami sediakan. Kami senang mengetahui bahwa pihak rektorat Unila memberikan lampu hijau untuk jalur khusus kerjasama, meskipun tetap melalui proses seleksi yang ketat. Kami berharap bahwa dengan adanya jalur ini, kami dapat menerima hingga 10 mahasiswa yang berpotensi untuk mengembangkan diri melalui program doktor pendidikan. Namun, terkait dengan pembiayaan, kami memahami bahwa masih ada kepastian yang perlu dijajaki lebih lanjut.
“Dengan kerjasama yang kuat antara kedua institusi, kami yakin bahwa upaya bersama ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan sumber daya manusia di wilayah ini. Terima kasih atas kerjasamanya dan kami berharap dapat terus menjalin hubungan yang baik dan saling menguntungkan di masa yang akan datang.” Ujarnya
Selain membahas kerjasama yang telah dibangun, kegiatan ini juga mengulas aspek praktis terkait pelaksanaan perkuliahan. Dalam diskusi yang berlangsung, disepakati bahwa jadwal kuliah akan diatur pada hari Jumat dan Sabtu. Keputusan ini diambil dengan memperhatikan kebutuhan mahasiswa yang mungkin memiliki keterbatasan waktu akibat aktivitas lain di hari-hari kerja.
Selanjutnya, pembahasan mengenai pembiayaan perkuliahan menjadi perhatian utama. Universitas kami berkomitmen untuk memberikan bantuan pembiayaan sebesar 100% per mahasiswa yang diterima melalui jalur kerjasama ini. Namun, terkait dengan biaya yang terkait lainnya, belum bisa dipastikan karena perlu dilakukan diskusi lebih lanjut dengan wakil rektor bagian perencanaan dan keuangan serta wakil rektor bidang akademik Unila.
Meskipun demikian, perlu ditegaskan bahwa kuota yang tersedia adalah maksimal 10 mahasiswa. Puncak dari kegiatan ini adalah penyerahan cinderamata oleh masing-masing Dekan FKIP Unila dan Dekan FKIP UMPRI sebagai simbol dari kerjasama yang erat antara kedua institusi. Hal ini menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan kerjasama dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan.



