Bandar Lampung, 11 Maret 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus memperluas jaringan kolaborasi antarperguruan tinggi di Indonesia. Kali ini, FKIP Unila melakukan penjajakan kerja sama strategis dengan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (Unima) melalui pertemuan virtual via Zoom Meeting pada Rabu (11/3/2026).
Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan kedua belah pihak. Dari FKIP Unila, hadir Dekan Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., para Wakil Dekan, Unit Kerja Sama, serta Koordinator Program Studi Magister Teknologi Pendidikan, PGSD, Bimbingan Konseling, dan PGPAUD.
Sementara dari FIPP Unima, hadir Dekan Dr. Aldjon Nixon Dapa, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Dr. Juliana Margareta Sumilat, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Richard Daniel Herdi Pangkey, M.Pd, Ketua Unit Penjamin Mutu dan Tim Kerjasama, Ketua Jurusan Pendidikan Dasar, Ketua Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan serta para Koordinator Program Studi S-1 PGSD dan PGPAUD, dan Koordinator Program Studi S2 PGSD.

Dalam sambutannya, Dekan FIPP Unima, Dr. Aldjon Nixon Dapa, M.Pd., menekankan bahwa jarak antara Lampung dan Manado tidak lagi menjadi hambatan untuk bersinergi. Beliau menawarkan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang difokuskan pada pemanfaatan platform daring.
“Kami melihat peluang besar untuk melakukan penelitian dan pengabdian bersama, team teaching, hingga pertukaran dosen tamu. Semua ini dapat kita laksanakan secara daring tanpa mengurangi esensi kualitas akademik,” ujar Dr. Aldjon.
Menanggapi hal tersebut, Dekan FKIP Unila Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyambut baik dan langsung memberikan poin-poin konkret tindak lanjut. Selain penelitian dan pengabdian kolaboratif, Dr. Albet menekankan pentingnya pertukaran penguji dan pembimbing sebagai bagian dari penjaminan mutu akademik.
“Kerja sama ini sangat strategis, terutama dalam aspek pertukaran penguji dan pembimbing mahasiswa. Kami juga mendorong adanya keterlibatan penguji eksternal dari Unima untuk Program Doktor (S-3) di FKIP Unila, begitu pun sebaliknya. Dengan sistem daring, proses ini akan jauh lebih efisien namun tetap memiliki bobot akademik yang tinggi,” jelas Dr. Albet.
Kunjungan virtual ini diakhiri dengan diskusi teknis yang mendalam antarprogram studi. Kedua fakultas menyepakati beberapa poin penting yang akan segera dituangkan dalam dokumen kerja sama, antara lain:
- Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kolaboratif lintas wilayah.
- Team Teaching dan Kuliah Dosen Tamu secara daring untuk memperkaya wawasan mahasiswa.
- Pertukaran Penguji Eksternal untuk ujian skripsi, tesis, hingga disertasi.
Sinergi antara FKIP Unila dan FIPP Unima ini diharapkan mampu meningkatkan nilai Indikator Kinerja Utama (IKU) kedua institusi, sekaligus menjadi bukti nyata transformasi pendidikan tinggi Indonesia yang semakin terkoneksi secara digital.



