FKIP Serahkan KAK Pendidikan Kota Metro

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyerahkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sektor pendidikan bagi Kota Metro. Penyerahan KAK yang berbentuk buku itu dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto M.S., Wali Kota Metro Lukman Hakim, serta Kadis Pendidikan dan Olahraga Metro Masnuni di rumah dinas wali kota, Selasa (13/03) malam.

Bujang Rahman selaku Dekan FKIP Unila mengatakan, kerjasama di bidang pengembangan pendidikan telah ditandatangani Rektor Unila dan Wali Kota Metro pada akhir tahun lalu. Penyerahan KAK merupakan tindak lanjut dari MOU tersebut.

Ia memaparkan, ada empat program utama yang tertuang dalam KAK tersebut, pengembangan pusat pengembangan pembangunan pendidikan (center of educational improvement) melalui kampus PGSD, life school di tingkat SD hingga SMP yang berbentuk pelatihan manajemen sekolah guru. Bahkan akan jadi sekolah model, baik model dalam dan luar negeri.

Kedua, peningkatan kapasitas pendidikan dan tenaga kependidikan baik guru maupun pengawas. Melalui kemampuan manajemen sekolah dan model pembelajaran di sekolahnya. Ketiga, penguatan manajemen sekolah khususnya manajerial kepala sekolah dalam mengatur pengelolaan sekolah.

“Terakhir pemberdayaan masyarakat dalam memerkuat pendidikan dalam pengembangan pembangunan di Kota Metro. Ini sangat penting jika perilaku anak di sekolah santun dalam berpakaian, tetapi ketika di luar tidak santun. Itu karena di luar sekolah dan rumahnya tak bisa dijadikan acuan,” terangnya.

Bujang menambahkan, KAK ini akan ditindak lanjuti dalam bentuk program-program konkret dari empat kerangka acuan tersebut. Jika semuanya telah tersusun dengan baik dapat dikatakan dokumen tersebut bisa menjadi rencana strategis (Renstra) ataupun master plan pengembangan pendidikan di Kota Metro di masa mendatang.

Ketua Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) untuk Provinsi Lampung ini mengemukakan hal terpenting dari perencanaan pendidikan terletak pada basis data yang lengkap dan akurat. Di sisi lain penerapan kebijakan juga harus berlandaskan need analysis atau analisa kebutuhan rill dan tidak boleh berlandaskan asumsi  mahjong wins 3 atau keinginan semata.

Berita Terbaru

Toreh Prestasi Nasional, Tim Mahasiswa PGSD FKIP Unila Raih Juara 3 LKTM BKS PTN Barat 2026

BANDAR LAMPUNG — Tradisi juara kembali dipertahankan oleh civitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila). Kali ini, kabar membanggakan datang dari panggung ilmiah nasional, di mana Tim Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Unila sukses menyabet predikat juara pada ajang bergengsi Lomba Karya

Jembatani Teori dan Praktik Kerja, Widya Hestiningtyas Gagas ‘Model Pentahelix Edupreneurship’ dalam Ujian Doktor

BANDAR LAMPUNG — Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), Widya Hestiningtyas, sukses menawarkan sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan kewirausahaan tinggi. Inovasi berupa Model Pentahelix Edupreneurship tersebut dipresentasikan secara lugas dalam Sidang Terbuka Ujian Promosi Doktor yang digelar di Aula K FKIP

Perkuat Internasionalisasi, Magister Pendidikan Matematika FKIP Unila Gelar Kuliah Umum Bersama Akademisi University of Santo Tomas

Bandar Lampung, 26 Juni 2026 – Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan Kuliah Umum Internasional yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini

FKIP Unila Gelar Pelatihan Penguatan Kepemimpinan dan Karakter bagi 300 Kepala Sekolah di Tulang Bawang

BANDAR LAMPUNG, 25 Juni 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung bekerja sama dengan Lembaga Kajian Ilmu Pendidikan (LKIP) menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kepemimpinan dan Karakter bagi kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Juni 2026, diikuti sekitar 300 kepala

LMS dan Siakadu

Translate »