Lampung, 13 September 2024 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan ARTec Indonesia dan WoW Learning sukses menyelenggarakan STEM-Robot Learning Workshop for Teachers in Lampung. Acara ini berlangsung secara hybrid di Aula K FKIP Unila, menghadirkan para guru dari berbagai tingkatan sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA hingga SMK se-Lampung.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pihak penting, termasuk Dekan FKIP Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., Ketua Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unila, Dr. Viyanti, M.Pd., serta dua narasumber utama, yaitu Arif Hidayat, M.Si, Ph.D Ed., Ketua PPSTEMI dan Mr. Taewook Im dari ARtec Japan, yang turut berbagi wawasan mengenai penerapan STEM dalam pendidikan.
Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), khususnya STEM Coding, kepada para pendidik di seluruh Indonesia. Dalam rangkaian kegiatan ini, para fasilitator diberikan STEM Coding Kits yang digunakan untuk mempraktikkan pembuatan robot sederhana melalui pemrograman, sebagai langkah awal dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif di sekolah-sekolah.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Sunyono menekankan pentingnya pendidikan yang berbasis pada keteladanan dan peningkatan kualitas pembelajaran. Ia mengajak para peserta workshop untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pengajaran yang tidak hanya bertujuan pada aspek pengetahuan, tetapi juga membangun karakter seperti kejujuran dan etika di kalangan siswa. “Pendidikan adalah contoh atau teladan. Mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan teladan yang baik,” ungkapnya.
Dr. Viyanti, M.Pd., sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, dalam laporannya menyampaikan bahwa kolaborasi antara ARTec Indonesia dan WoW Learning dengan FKIP Unila ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat penerapan STEM dalam sistem pendidikan. Workshop ini diikuti oleh guru-guru di berbagai tingkatan sekolah di Lampung, diharapkan dapat menjadi media pengembangan kompetensi guru dalam pengajaran berbasis teknologi.
Arif Hidayat, M.Si, Ph.D Ed., Ketua PPSTEMI, menyampaikan bahwa tujuan utama dari workshop ini adalah agar para guru dapat mengembangkan dan mendukung pembelajaran STEM Coding di sekolah-sekolah dalam penerapannya. Ia juga berharap kegiatan ini dapat memperluas jejaring pendidikan STEM di Indonesia, sekaligus memfasilitasi kolaborasi antara ARtec Japan, WoW Learning, dan beberapa universitas di Indonesia, salah satunya Universitas Lampung.
Selain penyampaian materi tentang STEM dan pembelajaran STEM Coding, sesi workshop juga diisi dengan sesi praktikum. Mr. Taewook Im dari ARtec Japan memberikan demonstrasi langsung tentang cara mempraktikkan pembuatan robot sederhana menggunakan pemrograman yang mudah dipahami oleh para peserta.
Acara ini menjadi langkah penting dalam mendukung perkembangan metode pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap kemajuan teknologi di era digital. FKIP Unila bersama dengan ARTec Indonesia dan WoW Learning berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal bagi para guru dalam mengembangkan pembelajaran STEM yang lebih modern dan menarik bagi siswa.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat peran para pendidik dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam aspek akademik, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan masa depan.



