BANDAR LAMPUNG, 25 Juni 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung bekerja sama dengan Lembaga Kajian Ilmu Pendidikan (LKIP) menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kepemimpinan dan Karakter bagi kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Juni 2026, diikuti sekitar 300 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP sebagai upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan pendidikan di daerah tersebut.



Pelatihan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang, jajaran pimpinan FKIP Universitas Lampung, para pemateri, fasilitator, serta seluruh peserta kegiatan. Dalam sambutannya, pihak FKIP Universitas Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu kepemimpinan pendidikan demi kemajuan sekolah dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam era perubahan yang ditandai dengan perkembangan teknologi, dinamika kebijakan pendidikan, dan tuntutan peningkatan mutu layanan, kepala sekolah memiliki peran yang semakin strategis. Kepala sekolah tidak hanya berfungsi sebagai administrator, tetapi juga dituntut menjadi pemimpin pembelajaran, penggerak perubahan, sekaligus inspirator bagi seluruh warga sekolah. Oleh karena itu, penguatan kompetensi kepemimpinan menjadi kebutuhan penting untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan saat ini.



Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk memberikan penguatan kapasitas kepemimpinan melalui berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan kepala sekolah. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran di sekolah masing-masing. Melalui pelatihan ini, para kepala sekolah diharapkan mampu mengembangkan strategi kepemimpinan yang efektif dalam mengelola satuan pendidikan serta mendorong terciptanya budaya sekolah yang positif.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri atas sesi materi penguatan kepemimpinan pada hari pertama dan kegiatan senam bersama serta capacity building pada hari kedua. Kegiatan capacity building dirancang untuk memperkuat kolaborasi, komunikasi, kerja sama tim, dan semangat kepemimpinan yang positif di antara para peserta. Selain itu, setelah kegiatan tatap muka berakhir, peserta juga akan melaksanakan penugasan implementasi sebagai tindak lanjut penerapan hasil pelatihan di satuan pendidikan masing-masing.



Penyelenggara berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu menghasilkan perubahan nyata dalam praktik kepemimpinan di sekolah. Kepemimpinan yang kuat diyakini akan berdampak pada meningkatnya motivasi guru, terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, serta lahirnya peserta didik yang unggul dan berkarakter. Dengan demikian, peningkatan kualitas kepala sekolah diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang.
Selain itu, FKIP Universitas Lampung menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang, atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai penting dalam mendukung berbagai program peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui pelatihan Penguatan Kepemimpinan dan Karakter ini, diharapkan para kepala sekolah mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi sekolah masing-masing. Kegiatan tersebut juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas kepemimpinan pendidikan sehingga mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih baik dan berdampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang.



