BANDAR LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan kegiatan Workshop Kampanye Anti Bullying bagi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Semester 1 Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026, yang dilaksanakan secara serentak di Kampus Induk FKIP Unila dan Kampus B Metro.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. , Koordinator Program Studi PPG, Dr. Edi Suyanto, M.Pd., serta jajaran pengelola PPG di lingkungan fakultas.
Acara diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Koordinator Program Studi PPG, Dr. Edi Suyanto, M.Pd. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis untuk membekali para calon guru profesional dengan pemahaman komprehensif mengenai pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.



Dalam sambutannya, Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menekankan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Beliau berharap melalui workshop ini, para mahasiswa PPG dapat menjadi agen perubahan yang mampu mendeteksi serta memitigasi tindakan perundungan di sekolah tempat mereka bertugas nantinya.
Workshop ini menghadirkan 10 pemateri ahli yang memberikan penguatan materi serta berdiskusi langsung dengan para mahasiswa sesuai bidang studinya masing-masing. Daftar narasumber yang terlibat meliputi:
- Dr. Ranni Rahmayanthi Z, S.Pd., M.A. (Bidang Studi BK)
- Dr. Mujiyati, S.Pd., M.Pd. (Bidang Studi Penjas)
- Moch Johan Pratama, S.Psi., M.Psi. (Bidang Studi Penjas)
- Yohana Oktariana, M.Pd (Bidang Studi Pancasila)
- Diah Utaminingsih, S.Psi., M.A. (Bidang Studi Pancasila)
- Shinta Mayasari, S.Psi., M.Psi., Psi. (Bidang Studi Seni Budaya)
- Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd. (Bidang Studi PGSD)
- Dr. Asih Budi Kurniawati, M.Pd. (Bidang Studi PGSD)
- Muhammad Ubaidillah, M.Pd. (Bidang Studi PGSD)
- Redi Eka Andriyanto, S.Pd., M.Pd. (Bidang Studi PGSD & PAUD)
Penyampaian materi dilakukan di beberapa lokasi untuk efektivitas diskusi: mahasiswa bidang studi BK, PJOK, PPKn, dan Seni Budaya mengikuti kegiatan di Kampus Induk FKIP, sementara mahasiswa bidang studi PGSD dan PAUD dipusatkan di Kampus B Metro. Sesi diskusi berlangsung dinamis, di mana mahasiswa aktif bertanya mengenai penanganan kasus perundungan di lapangan.


Kegiatan ini merupakan komitmen nyata FKIP Unila dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang inklusif dan bebas dari kekerasan, demi mencetak pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap kesejahteraan siswa.



