BANDAR LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan Ikatan Alumni FKIP (IKA FKIP) Unila menyelenggarakan kegiatan strategis “Sosialisasi Empat Pilar dalam Berbangsa dan Bernegara”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Aula K FKIP Unila.
Acara ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Bustami Zainudin, S.Pd., M.H., selaku Wakil Ketua MPR-RI/Anggota MPR-RI. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa pemahaman nilai-nilai kebangsaan merupakan fondasi krusial bagi generasi muda di tengah dinamika global. Sosialisasi ini berfokus pada penguatan pemahaman terhadap:



- Pancasila sebagai dasar negara.
- Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
- Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
- Bhinneka Tunggal Ika.
Ketua Harian IKA FKIP Universitas Lampung, Bapak Gino Vanoli, M.H., dalam sambutannya menyatakan bahwa kolaborasi dengan lembaga tinggi negara seperti MPR-RI adalah wadah strategis untuk membangun kesadaran kolektif mahasiswa akan pentingnya persatuan.
Senada dengan hal tersebut, Dekan FKIP Universitas Lampung, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi kepada IKA FKIP atas inisiasi kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa mahasiswa, sebagai calon pendidik, harus mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai demokrasi serta toleransi dalam kehidupan sehari-hari.



“Sinergi antara alumni dan institusi adalah langkah nyata dalam menanamkan karakter bangsa. Kami berharap mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh sebelum terjun ke masyarakat,” ungkap Dr. Albet Maydiantoro.
Kegiatan yang berlangsung dengan antusiasme tinggi ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta perwakilan alumni. Materi yang disampaikan dinilai sangat relevan bagi calon lulusan FKIP yang nantinya akan memegang peran sebagai pendidik generasi penerus.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman mengenai Empat Pilar tidak hanya berhenti pada tataran teori akademik, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata guna menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia.



