Bandar Lampung (19/11/2025) – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus berkomitmen meningkatkan mutu dan luaran (output) penelitian dosen. Sebagai wujud komitmen tersebut, FKIP Unila menyelenggarakan kegiatan Penyamaan Persepsi Reviewer Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penelitian pada Rabu, 19 November 2025, di Ruang Sidang FKIP Unila.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., dan dihadiri oleh Wakil Dekan bidang Akademik dan Kerjasama, serta jajaran dosen yang ditunjuk sebagai reviewer internal.
Dalam sambutannya, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. menegaskan bahwa peran reviewer sangat vital dalam menjamin kualitas pelaksanaan penelitian di lingkungan fakultas. Ia menekankan bahwa kegiatan Monev bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen penjaminan mutu untuk memastikan penelitian berjalan sesuai peta jalan (roadmap) dan menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.



“Penyamaan persepsi ini sangat penting agar terdapat standar penilaian yang seragam dan objektif di antara para reviewer. Kita ingin memastikan bahwa setiap penelitian yang didanai tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memiliki substansi yang kuat dan memenuhi target luaran, baik itu publikasi ilmiah, HKI, maupun buku ajar,” ungkap Dr. Albet.
Sementara itu, Wakil Dekan bidang Akademik dan Kerjasama dalam kesempatan yang sama menyampaikan teknis pelaksanaan Monev. Beliau menyoroti pentingnya integritas dan ketelitian reviewer dalam membedah kemajuan penelitian (70% hingga 100%) yang telah dilakukan oleh para dosen peneliti. Diskusi mendalam juga dilakukan terkait instrumen penilaian agar sesuai dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan oleh universitas.
Para dosen reviewer yang hadir tampak antusias mengikuti sesi diskusi, memberikan masukan terkait kendala teknis di lapangan serta strategi pendampingan bagi peneliti agar target penelitian dapat tercapai tepat waktu.
Dengan adanya penyamaan persepsi ini, FKIP Unila berharap proses monitoring dan evaluasi penelitian tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu mendongkrak reputasi akademik FKIP Unila di tingkat nasional maupun internasional. (Tim Humas FKIP Unila)



