Sub Bagian Akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan Evaluasi dan Revitalisasi Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT).
Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 juni 2023 bertempat di Aula A FKIP Unila. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan bidang Umum dan Keuangan Albet Maydiantoro, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan data perguruan tinggi. Evaluasi dan revitalisasi pangkalan data dapat membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah kinerja, seperti waktu respons yang lambat, kegagalan sistem, atau ketidakcocokan dengan kebutuhan pengguna. Dengan melakukan perbaikan yang tepat, efisiensi dalam pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, dan akses data dapat ditingkatkan..
Albet Maydiantoro menuturkan bahwa kegiatan ini membantu dalam meningkatkan kualitas data yang tersedia di pangkalan data perguruan tinggi. Evaluasi akan membantu mengidentifikasi kesalahan, ketidakkonsistenan, atau kekurangan data yang mungkin ada.
Menurut Amarulloh, M.Kom., M.Pd selaku Ka.Sub Koord akademik mengatakan : FKIP Universitas Lampung Sebagi salah satu Fakultas pencetak tenaga Guru yang diminati, pembenahan dalam semua aspek selalu diupayakan dalam peningkatan pelayanan dan kualitas bagi para stockholder. Salah satu upaya perbaikan dan peningkatan mutu adalah perbaikan dan evaluasi pada Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDDIKTI FKIP UNILA). Guna peningkatan kualiatas PDDIKTI dilakukan upaya percepatan dengan dukungan penuh Universitas,Fakultas, Jurusan dan Program Studi, salah satu kegiatan yang dilakasanakan adalah Evaluasi dan Revitalisasi Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) setelah pembukaan Kegiatan diawali dengan paparan hasil evaluasi data terhadap kondisi PDDIKTI FKIP Unila, dihadiri oleh para admin PDDIKTI masing program studi di lingkungan FKIP Unila.
Kasubkoord bidang akademik Amarulloh, menjelaskan bahwa evaluasi PDDIKTI adalah control data salah satu nya mahasiswa akan mendapat banyak kerugian jika datanya tidak tercantum dalam laman https://pddikti.kemdikbud.go.id/ Di antara kerugian yang disebut Amarulloh adalah sulit mendapatkan rujukan untuk beasiswa dan penelitian. “Ketika data mahasiswa tidak terdaftar memang akibatnya bisa jadi banyak. Data mahasiswa di PDDikti digunakan sebagai rujukan pemberian beasiswa, penelitian dan banyak lagi.
Selain itu, kata dia, data mahasiswa di PDDikti sangat penting ketika seorang mahasiswa akan pindah ke perguruan tinggi lain. “Perguruan tinggi yang dituju akan memeriksa data diri calon mahasiswa di Perguruan Tinggi sebelumnya. Hal ini dilakukan agar Perguruan Tinggi tersebut tidak menerima mahasiswa yang ilegal selain hal-hal tersebut, BKN (Badan Kepegawaian Negara sudah mengetahui fungsi strategis PD Dikti untuk melacak legalitas pendidikan tinggi calon pegawai negeri sipil (PNS) maupun PNS aktif . “PNS harus mengikuti kegiatan proses perkuliahan yang legal dan terdaftar,” jelasnya.
Harapannya adalah bahwa evaluasi dan revitalisasi pangkalan data akan membantu meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa. Dengan data yang lebih terorganisir dan mudah diakses, perguruan tinggi dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan tepat waktu kepada mahasiswa, mengoptimalkan proses pendaftaran, penjadwalan, dan administrasi, serta menyediakan layanan akademik yang lebih baik.



