
Program pendidikan profesi guru (PPG) melaksanakan Yudisium dan pengambilan sumpah Profesi dalam jabatan tahun 2020 secara online dan offline.
Hadir dalam kegiatan ini Dekan FKIP Unila, Sekertaris Senat FKIP Unila, Para Wakil Dekan, para Ketua Jurusan, dan 12 mahasiswa PPg yang mengikuti secara offline
Wakil Dekan Bidang akademik dan kerjasama dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa untuk mahasiswa PPG agar dapat lulus, terlebih dahulu lulus ujian kompetensi UKG yang secara nasional dilaksanakan oleh panitia nasional berpusat di Universitas Negeri Yogyakarta. tantangan besar dengan ujian yang dilaksanakan adalah pada kemampuan ujian pengetahuan yang pada hal ini mahasiswa banyak terkendala.
Kemudian ditambahkan mahasiswa yang Melaksanakan Yudisium dan pengambilan sumpah Profesi PPG dalam jabatan sebanyak 385 orang dari tiga program studi yaitu pendidikan Jasmani olahraga dan kesehatan, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Pendidikan sejarah yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020 akan tetapi terkendala dengan keadaan covid-19 sehingga dilaksanakan pada tahun 2021.
Tambahnya pada ujian PPG mahasiswa banyak terkendala pada ujian pengetahuan yang masih memiliki kelemahan kepada mahasiswa, sehingga ini menjadi PR bagi Pimpinan dan Program Studi PPG untuk nantinya dapat meningkatkan kemampuan pada pengetahuan
“Kelemahan pada mahasiswa pada PPG saat ini lebih banyak terkendala pada ujian pengetahuan sehingga banyak di pengetahuan yang tidak lulus” wadek 1.
Terakhir wadek 1 mengucapkan selamat pada 385 Lulusan yang di Yudisium hari jni sehingga sekarang menjadi guru profesional dengan menyandang gelar Gr
“Selamat anda sekarang menyandang gelar Gr. Semoga dapat menggunakan kemampuan yang ada karena sekarang anda menjadi guru profesional” wadek 1.
Dekan FKIP Unila dalam kesempatan ini mengatakan bahwa mahasiswa yang dilakukan Yudisium dan melaksanakan sumpah Profesi bukanlah akhir dari segalanya akan tetapi menjadi awal bagi maahasiswa menjadi guru Profesional
“Yudisium dan pengambilan sumpah Profesi bukan akhir dari segalanya, akan tetapi menjadi awal mengimplementasikan pendidikan Karena sekarang menjadi guru profesional” dekan FKIP Unila.
“Ditambahkan PPG saat ini kekurangan pada kemampuan pada pengetahuan, karena kemampuan untuk belajar dan mengembangkan diri yang belum ada pada mahasiswa. Intinya adalah sebagai guru profesional kita harus siap berkembang siap untuk belajar, karena tantangan pada masa pandemi ini guru profesional diuji sebagai yang mampu memberikan inovasi baru yang di sebabkan pembelajaran online”.
Pelaksanaan Yudisium ini juga sekaligus diambil sumpah Profesi yang dilakukan Dekan FKIP Unila yang diikuti oleh 385 Mahasiswa lulusan secara offline dan online






