Kolaborasi Mahasiswa Unila Kembangkan Alat E-nose berbasis matriks sensor dan arduino untuk Mendeteksi Penyakit diabetes militus

Berdasarkan surat keputusan kepala pusat prestasi nasional No. 2414/J3/2//2020 tentang penetapan peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33 tahun 2020, menetapkan sekelompok mahasiswi Unila menjadi salah satu peserta PIMNAS ke-33 tahun 2020. PIMNAS merupakan ajang kompetisi karya kreatif mahasiswa Diploma dan S1 tingkat nasional yang diadakan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti). Mahasiswi tersebut terdiri dari Chandra Pratiwi (Fisika 2016), Venna Tristya Nafulani (Pend. Kimia 2016), dan Fifi Nurhafifah (Matematika 2017) melakukan kolaborasi penelitian mengenai “sistem cepat deteksi diabetes militus dengan E-nose berbasis matriks sensor dan arduino”.                                                                       

Diabetes militus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Insulin adalah hormon yang mengatur keseimbangan kadar gula darah pada tubuh manusia. Kekurangan insulin menyebabkan terjadinya peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah atau hiperglikemia.   

Electronic nose (e-nose) adalah sistem penciuman biometrik yang dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sensor kimia, berbasis perancangan sistem elektronik, dan teknik analisis data. E-nose mampu melakukan analisis Volatile Organic Compound (VOC) pada pernapasan dengan menggunakan algoritma pengenalan pola dimana terdapat perbedaan pada profil VOC yang dihembuskan oleh penderita diabetes militus dengan orang sehat. Hal tersebut bisa digunakan sebagai alternatif untuk melakukan monitoring beberapa pasien yang enggan untuk melakukan pengecekan gula darah menggunakan alat konvensional yang menggunakan teknik invasive (melukai). Maka dipandang perlu untuk melakukan penelitian mengenai pembuatan rancang bangun sistem yang mampu membedakan penderita penyakit diabetes militus dengan orang normal berdasarkan profil gas pernapasan. Dalam penelitian ini jenis sensor gas yang digunakan adalah Metal Oxide Sensor. Sistem e-nose menggunakan jaringan syaraf tiruan dengan metode back propagation yang mampu mendeteksi gas aseton dan etanol. Sistem juga mampu membedakan penderita penyakit diabetes dan orang normal.

Berita Terbaru

Dari Rusia hingga Ethiopia, 11 Pakar Dunia Perkuat FKIP Unila Menuju Kampus Berkelas Internasional

(Eduspot): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus menunjukkan komitmennya dalam mentransformasi diri menuju pusat pendidikan berstandar global. Pada Tahun Akademik 2025/2026 ini, FKIP Unila resmi mengumumkan peluncuran International Lecturer Program, sebuah langkah strategis yang melibatkan 11 dosen dan pakar internasional dari berbagai belahan dunia. Program prestisius

Wujudkan Kampus Siaga Bencana, FKIP Unila Gelar Sosialisasi K3 Kebakaran dan Pelatihan APAR Bersama PT Servvo Fire Indonesia

BANDAR LAMPUNG – Sebagai langkah nyata dalam meningkatkan keselamatan kerja dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) sukses menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Khususnya dalam Hal Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Serta Pelatihan Praktik Penggunaan APAR”. Kegiatan yang berlangsung edukatif

Toreh Prestasi Nasional, Tim Mahasiswa PGSD FKIP Unila Raih Juara 3 LKTM BKS PTN Barat 2026

BANDAR LAMPUNG — Tradisi juara kembali dipertahankan oleh civitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila). Kali ini, kabar membanggakan datang dari panggung ilmiah nasional, di mana Tim Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Unila sukses menyabet predikat juara pada ajang bergengsi Lomba Karya

Jembatani Teori dan Praktik Kerja, Widya Hestiningtyas Gagas ‘Model Pentahelix Edupreneurship’ dalam Ujian Doktor

BANDAR LAMPUNG — Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), Widya Hestiningtyas, sukses menawarkan sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan kewirausahaan tinggi. Inovasi berupa Model Pentahelix Edupreneurship tersebut dipresentasikan secara lugas dalam Sidang Terbuka Ujian Promosi Doktor yang digelar di Aula K FKIP

LMS dan Siakadu

Translate »