Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) sambut mahasiswa yang telah menyelesaikan program sea teacher tahun 2023 di Filipina dan Thailand pada jumat (29/09).
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidanng FKIP Unila. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila Prof. Dr. Sunyono,wakil dekan bidang akademik dan kerjasama, para ketua jurusan, para ketua program studi dan 6 mahasiswa sea teacher.
Enam mahasiswa Universitas Lampung terpilih untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri sekaligus meningkatkan kemampuan mengajar dengan bekerja di sekolah tugas di dua negara berbeda yaitu filipina dan thailand. Program ini dilaksanakan selama 1 bulan dengan beberapa agenda antara lain observasi sekolah, praktik mengajar dan evaluasi mengajar oleh tim dosen universitas tujuan.
Prof. Dr. Sunyono, M.Si. menyampaikan sambutannya, ia menyampaikan bahwa tujuan dari program ini adalah agar peserta, setelah menyelesaikan program, dapat mengaplikasikan langsung apa yang telah mereka pelajari di universitas tujuan dengan mengajar di SMA YP Unila. Di masa yang akan datang, program Sea Teacher ini akan diintegrasikan ke dalam mata kuliah dengan beban studi sebesar 20 SKS. Selain itu, rencananya program KKN dan PLP akan diadakan di luar negeri, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam di negara-negara tujuan, termasuk dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan aspek-aspek lainnya.
Harapan dari program Sea Teacher tahun 2023 adalah agar program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi peserta serta pihak-pihak terkait. Diharapkan setiap peserta yang mengikuti program ini mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan yang mendalam tentang pendidikan di tingkat internasional.
Selain itu, diharapkan program ini dapat meningkatkan kualitas pengajaran di FKIP Unila dan SMA YP Unila. Dengan mengintegrasikan pengalaman internasional ke dalam kurikulum, diharapkan mahasiswa dan para guru dapat memahami metode pengajaran yang beragam dan memadukan elemen-elemen pendidikan dari berbagai budaya.
Selanjutnya, harapannya adalah agar program ini dapat memberikan dampak positif pada pengembangan kurikulum di FKIP Unila. Pengalaman yang didapat dari program Sea Teacher diharapkan dapat menginspirasi perubahan dan peningkatan dalam pendidikan lokal, memberikan kontribusi yang berarti bagi pembelajaran dan pengajaran di Unila serta di SMA YP Unila.
Selain itu, diharapkan bahwa program ini akan membantu membangun jaringan internasional yang kuat antara FKIP Unila, SMA YP Unila, dan lembaga pendidikan di negara-negara tujuan program ini. Dengan memperluas jaringan ini, diharapkan akan ada peluang kolaborasi yang lebih banyak dalam hal penelitian, pertukaran pelajar, dan pengembangan program pendidikan lainnya di masa mendatang.
Pada akhirnya, harapan dari program Sea Teacher tahun 2023 adalah agar program ini terus menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi semua peserta, mendorong mereka untuk menjadi pendidik yang lebih baik, lebih terbuka terhadap keberagaman, dan lebih siap menghadapi tantangan global dalam dunia pendidikan.
Dokumentasi Kegiatan Sea Teacher Tahun 2023 di Filipina dan Thailand:



