Bandar Lampung, 21 April 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan kampus yang berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan “Pelatihan Budidaya Tanaman dan Pemeliharaan Lingkungan” yang diikuti oleh 40 tenaga kependidikan (Tendik) di lingkungan fakultas pada Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula A dan pelataran Gedung C FKIP Unila ini dihadiri oleh jajaran kepala divisi dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Umum FKIP Unila, Didi Sudarmansyah, M.Pd.
Dalam sambutannya, Didi Sudarmansyah, M.Pd. menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya strategis untuk membekali tenaga kependidikan dengan keterampilan praktis dalam mengelola taman kampus.



“Lingkungan kerja yang hijau dan asri sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta kesehatan mental kita dalam bekerja. Kami berharap melalui pelatihan ini, seluruh tenaga kependidikan dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga keindahan dan keberlanjutan ekosistem di lingkungan FKIP Unila,” ujar Didi Sudarmansyah.
Menghadirkan narasumber ahli, Sahrudin Yasir Harahap dari CV Rakayana Agrinusa Bandar Lampung, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai teknik budidaya tanaman yang efisien. Dalam paparan materinya yang bertajuk “Optimalisasi Budidaya Tanaman dan Pengelolaan Taman Kampus yang Berkelanjutan”, Sahrudin menjelaskan perbedaan antara taman aktif yang fungsional dan taman pasif yang mengedepankan aspek estetika.
Peserta juga dibekali pengetahuan teknis mengenai:
- Pemilihan Media Tanam: Penggunaan campuran tanah, kompos, dan sekam yang ideal.
- Teknik Perawatan: Pencahayaan, penyiraman, dan pemangkasan yang tepat sesuai jenis tanaman (hias, peneduh, atau penutup tanah).
- Manfaat Lingkungan: Peningkatan kualitas udara dan estetika lingkungan kampus sebagai pendukung kenyamanan kerja.
Setelah sesi diskusi interaktif di Aula A, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan di pelataran Gedung C. Dalam sesi ini, para peserta bersama narasumber melakukan penanaman langsung dan pemeliharaan tanaman sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah disampaikan.



Pemilihan pelataran Gedung C sebagai lokasi praktik bertujuan untuk merevitalisasi area tersebut agar menjadi lebih hijau dan fungsional. Antusiasme peserta terlihat saat mereka mulai mempraktikkan teknik penanaman dan pemetaan taman yang minimalis namun tetap estetis.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum awal bagi terciptanya budaya peduli lingkungan di lingkungan kampus, sehingga FKIP Unila tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi kampus yang nyaman, asri, dan berkelanjutan.



