FKIP Yudisium 1.316 mahasiswa secara luring dan daring

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung melaksanakan yudisium lulusan sarjana, profesi dan magister periode maret 2023 pada selasa (14/03).

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring di Gedung Serba Guna Unila. Kegiatan ini dibuka dengan rapat senat luar biasa oleh ‪Dr. Farida Ariyani, M.Pd. selaku ketua senat. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila Prof. Dr. Sunyono, M.Si., para Wakil Dekan, para Ketua dan Sekretaris Jurusan, Ketua Program Studi S1 dan S2, Ketua program studi PPG FKIP Unila.

Yudisium adalah proses akademik yang menyangkut penerapan nilai dan kelulusan mahasiswa dari seluruh proses akademik yang telah dijalaninya. Yudisium diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung sebagai momentum untuk melepas para mahasiswa yang telah dinyatakan lulus secara akademik dan administrasi yang selanjutkan akan mengikuti wisuda sebagai tanda pengukuhan selesainya studi.

Dr. Riswandi, M.Pd. dalam laporan kegiatannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 1.316 mahasiswa dengan rincian 151 tingkat sarjana, 50 tingkat Pascasarjana dan 1115 tingkat Profesi. Lulusan terbaik 1 tingkat Fakultas untuk jenjang Sarjana yaitu Yaniar Yumna Anggraeni Program Studi Pendidikan Guru PAUD, dan tingkat Pascasarjana Yenny Ratnasarie Sy Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris.

Lalu, Prof. Dr. Sunyono, M.Si. menyampaikan sambutannya, ia menyampaikan bahwa Alumni baik dari program sarjana, pascasarjana dan PPG mulai hari ini mempunyai visi lain ketika kembali ke daerahnya masing-masing yaitu menunjukan kepada masyarakat bahwa FKIP baik-baik sajadan para pimpinan sedang gencar-gencarnya memperbaiki fasilitas dan diharapkan secepatnya bisa terealisasikan..

Lalu, penyerahan selendang tapis Lampung dan pemasangan pin alumni kepada lulusan terbaik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan dilanjutkan sumpah profesi lulusan pendidikan profesi guru.

Terakhir, dilanjutkan pemberian kesan dan pesan dari Wisudawan terbaik FKIP yang diwakili oleh Yaniar Yumna Anggraeni.

Berita Terbaru

Angkat Tradisi Gotong Royong, Mahasiswa Pendidikan Tari Unila Gelar Pertunjukan ‘Koreografi Lingkungan Rewang’

BANDAR LAMPUNG — Ruang publik dan aktivitas keseharian masyarakat kembali bertransformasi menjadi panggung seni yang hidup. Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Tari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) angkatan 2023 sukses menyelenggarakan pertunjukan seni bertajuk “Koreografi Lingkungan Rewang” pada Selasa, 16 Juni 2026. Pertunjukan yang memanfaatkan ruang

Fosmaki FKIP Unila Gelar Seminar SMART 2026, Bekali Mahasiswa Pendidikan Kimia Hadapi Penelitian Skripsi

Bandar Lampung – Bidang Pendidikan Forum Silaturahmi Mahasiswa Pendidikan Kimia (Fosmaki) FKIP Universitas Lampung sukses menyelenggarakan Seminar Mastery of Research and Undergraduate Thesis (SMART) 2026 pada Sabtu, 13 Juni 2026, di Aula A FKIP Universitas Lampung. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Research Mindset dan Kesiapan Akademik Mahasiswa Pendidikan Kimia Menuju

Mahasiswa Pendidikan Tari Unila Gelar Pementasan Koreografi Lingkungan “LEMPUNG” di Sentra Gerabah Negara Ratu

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tari Universitas Lampung (Unila) menggelar pementasan koreografi lingkungan bertajuk “LEMPUNG” di Rumah Produksi Erri Art Gerabah, Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada 12 Juni 2026. Pementasan ini merupakan ujian akhir mahasiswa untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Koreografi Non-Tradisi sekaligus menjadi ruang eksplorasi seni

Rayakan Kebhinekaan, Mahasiswa PPKn Unila Gelar Project Multikultur ‘Satu Nusantara, Seribu Budaya, Sejuta Rasa’

BANDAR LAMPUNG — Halaman Nuwo Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) berubah menjadi panggung kebudayaan yang megah pada Kamis, 11 Juni 2026. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) angkatan 2025 sukses menggelar Project Multikultur sebagai wujud nyata dari tugas mata kuliah Pendidikan Multikultur. Mengusung tema

LMS dan Siakadu

Translate »