Bandar Lampung, 11 Maret 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus menunjukkan taringnya di kancah global. Langkah ini dibuktikan melalui implementasi kerja sama akademik nyata dalam mata kuliah English Proficiency, yang pada semester ini diikuti oleh delapan mahasiswa internasional dari Saint Petersburg University of Management Technologies and Economics (UMTE), Rusia.
Program ini tidak hanya melibatkan mahasiswa asing, tetapi juga menghadirkan sistem pengajaran kolaboratif (Co-Teaching) yang melibatkan pakar dari kedua universitas.
Dalam perkuliahan ini, Prof. Anna Bordanova, Ph.D., dosen pakar dari UMTE Rusia, hadir sebagai Co-Teaching Lecturer. Beliau bersinergi dengan tim pengampu dari FKIP Unila yang terdiri dari akademisi berpengalaman, yaitu Yanuar Dwi Prastyo, Ph.D. dan Dr. Budi Kadaryanto, M.A.
Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan atmosfer kelas internasional yang dinamis, di mana mahasiswa lokal dan internasional dapat berinteraksi langsung, bertukar perspektif budaya, serta meningkatkan kemahiran berbahasa Inggris dalam lingkungan akademik yang profesional.

Kehadiran delapan mahasiswa dari Saint Petersburg ini membawa warna baru bagi aktivitas akademik di FKIP Unila. Berikut adalah daftar mahasiswa UMTE yang mengikuti perkuliahan English Proficiency:
- Erokhina Ksenia
- Kondratyeva Sofia
- Chachina Valeria
- Martynenko Valeria
- Teslenko Daria
- Kurbanova Zaira
- Krivenko Valeria
- Parfyonova Sofia
Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas realisasi program ini. Menurutnya, keberadaan mahasiswa dan dosen internasional di ruang kelas FKIP adalah bagian dari strategi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, khususnya dalam hal internasionalisasi program studi.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari UMTE Rusia. Ini adalah bukti bahwa kurikulum dan sistem pembelajaran di FKIP Unila telah diakui secara internasional. Kami berharap interaksi ini memberikan dampak positif bagi kepercayaan diri mahasiswa kita untuk bersaing di level global,” ujar Dr. Albet.
Program ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas, seperti riset bersama, pertukaran pelajar dua arah, hingga program gelar ganda (double degree) di masa depan. Semangat persahabatan antara Unila dan UMTE Rusia ini menjadi simbol bahwa pendidikan tidak mengenal batas wilayah.



