Program pengenalan bagi mahasiswa baru di program studi penjaskesrek tahun ini dikemas dengan bentuk berbeda dari tahun2 biasanya. Tahun ini dengan konsep yang lebih dekat dengan alam dan masyarakat yang di isi dengan lomba-lomba olahraga bagi anak SD Se-kecamatan Kelumbayan kemudian penanaman 1000 pohon cempaka yang berguna kedepannya untuk menanggulangi banjir dan longsor dan di tambah dengan bantuan sosial di masyarakat Pekon Napal itu sendiri.
Program studi penjaskesrek melakukan Bina Desa di Pekon Napal, Kecamatan Kelumbayan kab. Tanggamus 16- 18 Novemeber 2018. Bukan tanpa rintangan dan halangan, Karena untuk mencapai ke lokasi di butuhkan waktu kurang lebih 3-4 jam perjalan , dengan medan yang menanjak dan turun serta dengan kontur jalan sebagian mengalami kerusakan di tambah dengan cuaca yang mulai memasuki masa penghujan. Tidak menyurutkan bagi mahasiswa 2018 dan mahasiswa 2017,2016,2015 serta 2014 di tambah alumni dan para dosen untuk melaksanakan kegiatan.
Ketua Program Studi Penjaskesrek Drs. Akor Sitepu, M.Pd. ketika di temui di lapangan mengatakan kegiatan ini mengenal pola pikir kemasyarakan bahwasannya FKIP tidak hanya kenal sebagai calon guru saja, akan tetapi juga mampu tumbuh dengan jiwa sosial dalam hal ini khususnya Program Studi Penjaskesrek. [DD]

Angkat Tradisi Gotong Royong, Mahasiswa Pendidikan Tari Unila Gelar Pertunjukan ‘Koreografi Lingkungan Rewang’
BANDAR LAMPUNG — Ruang publik dan aktivitas keseharian masyarakat kembali bertransformasi menjadi panggung seni yang hidup. Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Tari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) angkatan 2023 sukses menyelenggarakan pertunjukan seni bertajuk “Koreografi Lingkungan Rewang” pada Selasa, 16 Juni 2026. Pertunjukan yang memanfaatkan ruang


