Subbagian Mahasiswa dan Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) mengadakan Workshop Anti Korupsi pada Selasa (21/05) 2024. Acara ini bertempat di Aula B FKIP Unila dan dihadiri oleh Dekan FKIP Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., Koordinator Bagian Tata Usaha, Hermanto, S.Sos., serta para mahasiswa FKIP Unila.
Workshop dibuka dengan sambutan dari Dekan FKIP Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Sunyono menekankan pentingnya kesadaran anti korupsi di kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. “Korupsi adalah salah satu masalah terbesar yang dihadapi negara kita. Mahasiswa sebagai agen perubahan harus memiliki integritas dan kesadaran yang tinggi terhadap bahaya korupsi,” ujar Prof. Sunyono.
Beliau juga menambahkan bahwa pendidikan anti korupsi harus dimulai sejak dini dan menjadi bagian integral dari pembentukan karakter mahasiswa. “Melalui workshop ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami dampak buruk dari korupsi dan berkomitmen untuk menjauhi perilaku koruptif dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Workshop ini menghadirkan Dr. Muhtadi, S.H., M.H., seorang dosen dari Fakultas Hukum Unila, sebagai pemateri. Dr. Muhtadi memberikan pemaparan yang komprehensif tentang konsep, bentuk, dan dampak korupsi. Ia juga menjelaskan berbagai upaya pencegahan dan penindakan korupsi yang telah dilakukan oleh pemerintah dan lembaga terkait.
Dalam materinya, Dr. Muhtadi menyoroti peran penting mahasiswa dalam gerakan anti korupsi. “Mahasiswa harus menjadi pelopor dalam gerakan anti korupsi. Kalian memiliki peran strategis untuk menyebarkan nilai-nilai integritas dan transparansi di masyarakat,” kata Dr. Muhtadi. Ia juga mengajak mahasiswa untuk aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung pemberantasan korupsi.
Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait isu korupsi dan upaya pencegahannya. Diskusi yang interaktif ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggali lebih dalam tentang topik yang dibahas dan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam.
Workshop ini diakhiri dengan penekanan kembali akan pentingnya integritas dan anti korupsi oleh Prof. Dr. Sunyono, M.Si. “Kami berharap setelah mengikuti workshop ini, kalian tidak hanya memahami konsep anti korupsi, tetapi juga berkomitmen untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah generasi yang bersih dari korupsi dan berkontribusi positif bagi bangsa,” tutupnya.
Workshop Anti Korupsi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan FKIP Unila untuk membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai anti korupsi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa FKIP Unila dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.



