BANDAR LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung kembali memperlihatkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan guru melalui pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) UKPPPG Guru Tertentu Periode 4 Tahun 2025. Sebanyak 2.880 peserta mengikuti ujian di Laboratorium Komputer Terpadu FKIP Unila dengan dukungan 144 pengawas serta fasilitas ruang transit pengawas, ruang panitia, ruang penyelia, dan laboratorium yang memenuhi standar nasional.
Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyampaikan dukungan penuh fakultas terhadap pelaksanaan UTBK PPG sebagai bagian dari upaya strategis peningkatan kualitas pendidikan guru di Indonesia. Kaprodi PPG FKIP Unila, Dr. Edi Suyanto, M.Pd., turut memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengawas. Ia menegaskan bahwa kekompakan tim merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan ujian, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga amanah dari Direktorat PPG Kemendikdasmen dan BP3. “Mari kita rawat dan kita cintai PPG agar mutu dan kepercayaannya selalu terjaga,” ujarnya.
Menurut PJ pelaksanaan UTBK UKPPPG Daring Berbasis Domisili Guru Tertentu Tahun 2025, Ir. Amarulloh, M.Kom., M.Pd., Laboratorium Komputer Terpadu FKIP Unila dipilih sebagai pusat pelaksanaan karena fasilitasnya bersih, nyaman, serta didukung kecepatan akses internet yang stabil dan tidak terbatas. Hal ini menjadi faktor penting yang memastikan kelancaran ujian, mengingat seluruh proses berbasis sistem daring yang membutuhkan koneksi optimal.


Pelaksanaan ujian didampingi penyelia dari perguruan tinggi mitra, yaitu Dr. Erry Hidayanto dari Universitas Negeri Malang dan Mujimin, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Negeri Semarang. Mujimin menyampaikan bahwa sejumlah hambatan teknis pada dua hari terakhir dapat teratasi dengan cepat berkat kesiapsiagaan tim PPG FKIP Unila. Ia juga mencatat praktik baik para pengawas yang kreatif membuat daftar cek persyaratan ujian dan menyediakan perangkat tambahan seperti laptop serta tablet demi kelancaran pelaksanaan.
Beberapa catatan peningkatan turut diberikan, termasuk perlunya penambahan imbauan “Harap Tenang” di area ujian mengingat gedung juga digunakan mahasiswa lain. Dari sisi pengawasan, Dr. Rabiyatul Adawiyah, M.Pd., mencatat adanya kendala jaringan yang langsung direspons cepat oleh TIM IT yang expert selama UTBK berlangsung. Sementara Dr. Bayu Saputra, M.Pd., menilai koordinasi lapangan berjalan sangat efektif sehingga seluruh masalah teknis dapat diselesaikan tanpa mengganggu proses ujian.
Sebelum ujian dimulai, seluruh pengawas mengikuti pembekalan di Swis-Belhotel bersama para penyelia yang hadir lebih awal. Pelaksanaan kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi atau wrap up sebelum peserta menantikan pengumuman hasil ujian melalui akun SIMPKB masing-masing.
Tahapan UKPPPG Periode 4 Tahun 2025 dimulai dengan simulasi pada 1 hingga 21 November untuk memastikan kesiapan perangkat dan pemahaman sistem. Pendaftaran peserta first taker dibuka pada 1 sampai 11 November, sedangkan retaker pada 1 hingga 8 November. Peserta kemudian mengunggah perangkat pembelajaran dan video praktik pada 13 hingga 18 November, dan mencetak kartu ujian pada 17 hingga 18 November. UTBK dilaksanakan pada 22 hingga 25 November, dilanjutkan penilaian dokumen dan video oleh asesor pada 28 November sampai 7 Desember. Hasil akhir UKPPPG akan diumumkan melalui SIMPKB setelah seluruh proses penilaian rampung. Dengan penyelenggaraan yang tertata, profesional, dan berorientasi pada layanan berkualitas, FKIP Unila kembali menegaskan perannya sebagai pelaksana PPG yang konsisten menjaga mutu dan kepercayaan publik di tingkat nasional (Humas fkip.unila.ac.id).



