Riset Unila Hasilkan Rekomendasi Alternatif Lampung Sebagai Pusat Pemerintahan RI

Eduspotnews Universitas Lampung pada refleksi 52 Tahunnya kini menelurkan suatu pemikiran hasil riset mengenai katila sumatra sebagi alternatif pusat pemerintahan Republik Indonesia. Penyampaian kajian awal ini disampaikan pada konfrensi pers yang digelar Unila pada Jum’at (22/09)  di ruang sidang rektorat lantai 2.

Dalam pemaparannya, Rektor Universitas Lampung, Prof. Hasriadi Mat Akin menjelaskan terdapat banyak faktor yang mendukung provinsi Lampung sebagi alternatif pusat pemerintahan RI. “Sumatra adalah sebagai alternatif substitusi beban pulau jawa. Hal dinilai dari berbagai sudut pandang para peneliti Unila yang telah dilaksanakan dari penelitian jangka panjang”, ujar Hasriadi.

Diantara provinsi-provinsi yang ada di sumatra, hanya lampung yang belum masuk dalam zona kawasan perdagangan dan investasi IMT-GT sehingga Lampung Cocok untuk dijadikan kawasan perkantoran. Masih tersedia cukup lahan lapang di kawasan Lampung Timur dengan status HGU dan hutan produksi yang bisa dikonversi.

Lampung merupakan kawasan paling ujung selatan Sumatra yang berbatasan langsung dengan pulau jawa, sehingga impact ekonomi sumtra sebagai dampak jalur sutra baru, disamping itu lampung dapat menjadi penghubung antara kegiatan ekonomi di sumatra dan jawa sampai saat ini.

Penilaian refleksi dan proyeksi para peneliti ini juga mempertimbangkan banyak faktor bercermin dari kegagalan beberapa negara dalam usaha memindahan pusat pemerintahan.

Unila dengan predikat terbaik kedua Se-Sumatra ini, juga tengah melaksanakan upaya kerjasama dengan Bappenas melibatkan peneliti-peneliti Universtas Lampung, untuk pemuktahiran dan pendalaman kajian berkelanjutan ini. [Rf]

Tinggalkan Balasan