Dharma Wanita Unila Gelar Pengajian dengan tema Mendidik Anak di Era Digital

Eduspotnews Dharma Wanita Persatuan Universitas Lampung kembali menyelenggarakan pengajian rutin. Pengajian digelar di mushola Ulul Albab Kampus Pusat FKIP Unila, Jum’at (08/09), dengan tema Komitmen Orang Tua dalam Mendidik Anak Di Era Digital. Adapun penceramah dalam pengajian ini adalah ustadzah Hj. Badiah Mukmin, M.Pd.

Dalam pengajian yang dihadiri segenap anggota Dharma Wanita Unit Unila itu, Badiah mengemukan bahwa hakekat sebuah kehidupan rumah tangga yang sakinah adalah terletak pada realisasi/penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan berumah tangga yang bertujuan mencari ridho Allah subhanahu wata’ala.

Ia juga menjelaskan, memperoleh keharmonisan rumah tangga dapat dicapai dengan memahami  peran masing-masing anggota keluarga. Semua anggota keluarga harus menyadari kewajiban akan menjaga hal positif dan menghindari faktor negatif yang dapat menurunkan kualitas penghambaan kepada Allah azza wajalla .

Salah satu sorotan penting dalam kajian yang digelar ini adalah bahaya ketergantungan dan frekuensi yang berlebihan dalam penggunaan gadget.

“Gadget seolah sudah jadi anggota keluarga tambahan. Sang ayah, sibuk menjawab email dari pelanggan dan rekan kerja. Ibu sibuk ber-facebook atau milih-milih gaun baru dari situs belanja online. Anak sulung sibuk dengan Instagram, saat komunikasi tidak lagi memahami gestur dengan seksama, maka akan lahirlah sikap acuh tak acuh dalam keluarga, yang kelak menjadi cikal bakal kurang harmonisnya keluarga, ini adalah fenomena yang terjadi masa ini”, tegas Badiah dalam ceramahnya.

Menyambung tausiah yang disampaikan penceramah, pengurus Dharma Wanita Unila, dalam hal ini Urip Mulyati Mat Akin menyampaikan pentingnya membina keluarga berlandaskan pedoman agama. Ajaran Islam dan Sunnah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam telah memberikan teladan dalam membina keluarga. Mengingat setiap umat manusia akan dimintai pertanggungjawabannya di hari akhir. Wallahu‘alam. [Rf]

 

 

 

Tinggalkan Balasan