Tendik Program Studi Pendidikan Sejarah Terima Pengakuan HAKI dari Kemenkum dan HAM

Eduspotnews Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan patut berbangga dengan torehan prestasi yang diraih oleh tenaga pendidik serta tenaga kependidikan Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unila. Prestasi ini tidak lain adalah Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Ini merupakan pengakuan secara resmi oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengenai penciptaan suatu lembaga maupun perorangan. Pemberikan pengakuan resmi atas hasil penciptaan ini ditinjau dari beberapa klasifikasi dan prinsip penilaian serta keaslian.

Penghargaan HAKI yang diperoleh kali ini adalah terkait penciptaan Naskah Radin Jambat. Naskah ini menceritakan mengenai figur dan budaya (culture) orang Lampung dari sudut pandang cerita Radin Jambat. Adapun sekilas mengenai Radin Jambat itu sendiri adalah sosok seorang putra mahkota atau putra pertama dari Kiyai Sang Ratu Jambi dan Ibunya Permaisuri Pelita Raja Nyawa, karena Radin Jambat adalah putra pertama orang Lampung maka ia merupakan penerus keluarga dan penerima waris. Sebagai penerus keluarga maka Radin Jambat berkewajiban memiliki pengetahuan adat (etika dan sopan santun) yang berkembang dalam budaya orang Lampung.

Melihat pentingnya pengetahuan akan budaya lampung asli dan seluk beluk etika yang dipegang teguh orang lampung inilah, maka tim ini berjuang maksimal sehingga terbit pengakuan atas hak cipta Naskah Radin Jambat dari Kemenhukum dan HAM.

Adapun nama – nama yang mendapat paten atas HAKI antara lain :

Nama : Drs. Ali Imron, M.Hum.
Alamat : JL. Turi Blok T No. 13 LK I RT. 010 Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, LAMPUNG, 35158
Kewarganegaraan : Indonesia

Nama : Drs. Iskandar Syah, M.H.
Alamat : JL. Abdul Muis Gg. Pelangi No. 55 Kampung Baru Labuhan Ratu, Bandar Lampung, LAMPUNG, 35149
Kewarganegaraan : Indonesia

Nama : Marzius Insani, S.Pd, M.Pd.
Alamat : JL. Keramat Jaya RT. 004 RW. 002 Desa Hajimena Kecamatan Natar, Lampung Selatan, LAMPUNG, 35362
Kewarganegaraan : Indonesia

Pencatatan ciptaan ini terdaftar atas nomor  EC00201702045, 6 Juli 2017 di Kemenkum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor pencatatan : 02730. Jangka waktu perlindungan ini berlaku selama hidup pencipta dan terus berlangsung selama 70 (tujuh puluh) tahun setelah Pencipta meninggal dunia, terhitung mulai tanggal 1 Januari tahun berikutnya.  [Riky]

Tinggalkan Balasan