Baru! Mata Kuliah Umum (MKU) Hanya Untuk Mahasiswa Baru Angkatan 2017

Eduspotnews Sesuai ketentuan yang tercantum dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI), setiap program studi wajib dilengkapi dengan target capaian pembelajaran sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan program. Hal ini tidak terlepas dari efek globalisasi yang telah mengakibatkan perubahan keseluruhan kehidupan bermasyarakat, tidak terkecuali sektor pendidikan dan ketenagakerjaan. Mobilitas mahasiswa dan tenaga kerja antar negara memberikan tantangan bagi perguruan tinggi untuk memperoleh pengakuan dari masyarakat global terhadap hasil pendidikan yang dilakukannya.  Hal ini menyebabkan negara-negara peserta GATS dan AFTA menyusun kerangka kualifikasi nasional dan berdampak pada rekonstruksi kurikulum pada perguruan tinggi khususnya Universitas Lampung.

Menyikapi hal tersebut, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), baru-baru ini menyelenggarakan lokakarya kurikulum terkait perubahan jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) pada beberapa mata kuliah dan pemunculan satu mata kuliah umum (MKU) baru khusus di mahasiswa baru angkatan 2017 untuk seluruh Fakultas.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FKIP Unila, Dr. Abdurrahman, M.Si. mengatakan bahwa kini Unila telah menetapkan satu mata kuliah umum untuk seluruh fakultas yang penerapannya akan dilaksanakan pada tahun ini yakni di angkatan 2017. Mata kuliah ini berkode pelajaran Etika Global.

Ini adalah sinergisitas dari kurikulum pendidikan tinggi yang saat ini mendapat perhatian khusus. Universitas Lampung yang kini tengah  fokus pada pelaksanaan rekonstruksi kurikulum,  pun juga menghimbau kepada seluruh program studi (prodi) di semua fakultas untuk memperhatikan kembali jumlah SKS pada beberapa mata kuliah yang dimilikinya.

“Mata Kuliah yang jumlah SKS nya kecil-kecil, dapat dijadikan ke dalam satu mata kuliah dengan bobot SKS lebih besar, 4 SKS atau 3 SKS misalnya”, tutur Abdrurrahman.

Selanjutnya, Abdurrahman juga menambahkan bahwa Mata Kuliah Dasar Fakultas (MKDF) akan dikurangi dan difokuskan kepada konten spesifik pedagogis prodi yang bersangkutan. Ini dimaksudkan agar kedalaman dan keluasan mengenai ciri khas dari keilmuan di bidang keguruan dan ilmu pendidikan dapat dimunculkan.

Semua ini tidak terlepas dari tujuan dari pelaksanaan pendidikan untuk memunculkan mata kuliah penciri universitas. Hal ini juga tengah diterapkan oleh beberapa universitas di Indonesia. Yakni guna menunjukkan kekhasan dan keunggulan bidang ilmu masing-masing daerah. [Rf]

Leave a Reply