Kuliah Umum Dirjend Belmawa Kemristek Dikti Mengenai Rekonstruksi Kurikulum Menuju Research University

_mg_3530Eduspotnews Universitas Lampung terus berupaya memenuhi target menjadikan kampus berbasis teaching university menjadi research university. Untuk memenuhi target tersebut, Unila menghadirkan Prof. Intan Ahmad, Ph.D, selaku Direktur Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi dalam kuliah umum kontruksi kurikulum, guna membahas langkah-langkah menuju research university bertempat di ruang sidang rektorat Unila lantai 2 pada Selasa (07/02).

Beberapa hal penting yang harus diupayakan untuk mewujudkan hal tersebut, antara lain perlu adanya perubahan secara komprehensif dari segenap civitas akademika untuk  mengubah mindset iklim akademik di perguruan tinggi ini menjadi lebih produktif.

_mg_3601Menurut Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin, M.P., riset dan pembelajaran merupakan dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. ” Unila inikan ada 400 dosen bergelar doctor, sehingganya bagaimana ini dapat meningkatkan daya produktivitas dibidang riset agar memerkaya pembelajaran dan pembelajaran dapat memerkaya riset,” ujar Hasriadi saat ditemui usai acara.

Potensi itu semua diperlukan guna membangun iklim riset yang kuat sehingga dapat diterapkan dalam pendidikan. Dapat diketahui di beberapa item penilaian mulai dari peringkat 14 webomatrics seluruh Indonesia, Unila juga menjadi urutan ke 17 dari 50 institusi dalam produktivitas jurnal terindeks Scopus.

_mg_3679Prof. Intan Ahmad, Ph.D., pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Indonesia yang memiliki 4.523 universitas yang terus berupaya meningkatkan kualitas, khususnya dari segi dosen sebagai tenaga pendidik.

“Setiap universitas menginginkan menjadi research university namun yang terpenting kita harus tahu berada di posisi mana, agar memudahkan pencapaian sasaran,” papar Intan Ahmad. [Rf]

Leave a Reply