BIG tinjau FKIP Unila untuk Hibah Seperangkat Lengkap Server

856
Kunjungan BIG ke Lab Pend. Geografi
Kunjungan BIG ke Lab Pend. Geografi

(Eduspotnews) Badan Informasi Geospasial (BIG) baru-baru ini melakukan ikatan kerja sama dengan Universitas Lampung khususnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) pada 2015 lalu. Namun kerja sama tersebut belum mempunyai payung hukum Momorandum of Understanding (MoU) secara tertulis sebagai dasarnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara keduanya untuk melegalformalkan berbagai kegiatan teknis yang akan dilaksanakan ke depan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pada Selasa (26/01), beberapa perwakilan BIG pusat mengunjungi kampus FKIP Universitas Lampung untuk mempersiapkan segala sesuatu mengenai teknis serta administrasi pelaksanaan penandatanganan MoU yang rencananya akan dilaksanakan 18 Februari 2016 mendatang. Kehadiran rombongan Badan Informasi Geospasial ini disambut langsung Dekan FKIP Unila, Dr. Muhammad Fuad, M.Hum. di ruang kerjanya dan didampingi Wakil Dekan Bidang Keuangan, Umum dan Kepegawaian, Drs. Buchori Asyik, M.Si. serta ketua Unit Database dan Publikasi Ilmiah, Budi Kadaryanto, S.Pd.,M.A.

Dalam penyampaiannya, Fuad sangat menyambut baik kerja sama yang dilaksanakan ini, segala persiapan untuk pelaksanaan MoU mendatang akan dikoordinasikan dengan pihak Universitas dalam hal ini Rektor selaku pimpinan tertinggi Unila. Namun jalur koordinasi dan implementasi kesiapan lebih dikhususkan kepada FKIP Unila, mengingat di FKIP terdapat Program Studi Pendidikan Geografi yang sangat menunjang ketersediaan tenaga geospasial secara tetap di lingkup universitas.

Dian Ardiansyah, selaku perwakilan Pusat Penelitian, Promosi, dan Kerja Sama (PPPKS) BIG menyampaikan  bahwa MoU menjadi titik awal untuk beberapa kegiatan di dalam kerja sama kelak. “Salah satu include awal kerjasama BIG dan Universitas Lampung, kami menghibahkan seperangkat server dan pendinginnya serta beberapa kebutuhan untuk bank data informasi geospasial kepada Universitas Lampung, perangkat ini diserahterimakan kepada program studi pendidikan geografi FKIP Unila yang tujuannya agar selanjutnya Unila mampu menjadi salah satu pusat informasi geospasial terlengkap Lampung”, terangnya saat diwawancarai.

Ardiansyah juga menambahkan, pada penandatangan MoU 18 Februari mendatang, BIG sudah menjadwalkan Gubernur Lampung Ridho Ficardo untuk hadir secara langsung menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman ini. Harapannya agar kelak pemanfaatan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkait informasi geospasial di lingkup Lampung dapat termanfaatkan dengan baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Melalui data dari BIG inilah, institusi atau stake holder yang saling berhubungan dapat memetakan arah koordinasi dan kerja sama. Salah satu fungsi BIG antara lain, perumusan dan pengendalian kebijakan teknis di bidang informasi geospasial; penyelenggaraan informasi geospasial dasar yang meliputi pengumpulan data, pengolahan, penyimpanan data dan informasi, dan penggunaan informasi geospasial dasar; pengintegrasian informasi geospasial tematik yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah dan/atau pemerintah daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, serta promosi dan pelayan produk dan jasa di bidang informasi geospasial guna memaksimalkan potensi di setiap kewilayahan.

Oleh karenanya, kerja sama ini dapat mengawali berbagai langkah kegiatan yang akan dilakukan oleh Unila dan BIG nantinya akan menjadi bekal kepada generasi muda yaitu para mahasiswa agar mengetahui dan dapat memanfaatkan informasi geospasial untuk meningkatkan potensi pendidikan. [Rf]