Menuju Kursi Rektor UNILA 2015-2019

859

Foto-layar-111414-071909-AM

(Eduspotnews) Pemilihan Rektor Universitas Lampung (Pilrek Unila) yang akan dilaksanakan Rabu (9/9/2015), sekitar pukul 09.00, dipastikan berlangsung secara tertutup yang hanya dihadiri anggota Senat Unila dan undangan khusus dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Ketua Senat Unila Warsito memastikan Menristek Dikti Mohamad Nasir berhalangan hadir dan hanya diwakili Dirjen Kelembagaan ristek dan Dikti Padono Suwignyo dan Kepala Biro Hukum dan Organisasi Ani Nurdiani dan beberapa staf kementerian.

Bahkan, sejauh ini belum diketahui pasti alasan ketidakhadiran Menristek Dikti. “Pemilihanya dilakukan dalam rapat tertutup. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar sehingga pelaksanaan pemilihan rektor dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan,” kata Warsito usai rapat senat di aula lantai II Unila, Selasa (8/9/2015).

Meski demikian, ia memastikan semua persiapan pilrek telah siap, mulai dari kertas suara, bilik suara dan lain-lain. Bahkan, untuk memastikan semua dalam keadaan baik, pihaknya akan kembali memverifikasi semua berkas kelangkapan.

“Persiapannya sudah kami lakukan sejak dua hari lalu, semuanya sudah siap, kertas suara semuanya ada 74 kertas, tapi kita cetak sebanyak 78 untuk mengantisipasi kalau ada kerusakan dan lain-lain,” kata Guru Besar Fakultas MIPA tersebut.
Warsito menargetkan pilrek selesai dengan tepat waktu, kata dia, karena menurut jadwal kementerian, Dirjen akan kembali ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda Pukul 14.00. “Jadi selesai pemilihan nanti langsung diumumkan pemenangnya,” kata dia.

Meski semuanya proses pelaksanaan pilrek telah siap, Warsito mengaku tidak menutup kemungkinan jika pada waktunya pelaksanaannya nanti harus mundur. “Kemungkinan itu selalu ada, ya tidak apa-apa kita ikuti saja. Karena kepastian pilrek Rabu (9/9/2015) saya dapat informasi langsung dari Wakil Rektor II,” kata dia.

Ia memastikan tidak ada pengamanan khusus selama berjalanya proses pilrek. “Semuanya biasa saja, pelaksanaan teknis semuanya ada di bawah kendali Rektor, jadi tidak ada pengamanan khusus hanya protokoler biasa,” tegas dia.

Menurut dia, pembahasan tata tertib yang disepakati Senat, di antaranya pilrek dengan menggunakan suara menteri sebanyak 35% (26 suara) dan suara senat 65% (48 suara), pemilihan dilakukan lebih dahulu oleh seluruh anggota Senat baru kemudian menyusul suara menteri yang diwakili dirjen. “Penghitungan suara akan langsung dilakukan hari itu juga oleh ketua senat yang disaksikan saksi yang ditunjuk calon rektor,” ungkap dia.

Sementara itu, Rektor Unila Sugeng P Harianto mengatakan ketiga calon rektor Unila layak memimpin karena sama-sama memiliki rekam jejak yang baik selama mengabdi di Unila. “Semuanya bagus, Pak Hasriadi yang membantu saya selama ini, Pak Wan Abbas beliau Dekan Pertanian Unila begitu juga dengan Pak Suharso semuanya layak menjadi pemimpin,” pungkas dia. Agenda pembahasan tata tertib pilrek berlangsung secara tertutup hanya dihadiri anggota Senat Unila sebanyak 48 orang. Rapat yang berjalan selama kurang lebih dua jam tersebut dihadiri ketiga carek Unila, yakni Hasriadi Mat Akin, Wan Abbas Zakaria, dan Suharso.

Ketiga calon usai rapat buru-buru meninggalkan lokasi dengan wajah yang cukup tegang sedikit melempar senyum kepada anggota Senat yang hadir dan awak media yang sengaja telah menunggu di luar. Sumber: lampost.co