Bujang : Harapan Besarnya, SMA YP Unila benchmark-nya SMA di Lampung

1018

Dekan FKIP Bujang Rahman (Tengah) memberikan sambutan pada pertemuan dengan guru-guru SMA YP Unila

(Eduspotnews) Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Bujang Rahman, M.Si  didampingi para wakil dekan FKIP mengunjungi SMA Yayasan Pendidikan (YP) Universitas Lampung, pada Sabtu (29/08). Tujuan dilaksanakannya kunjungan ini adalah guna penguatan SMA YP Unila sebagai labschool FKIP yang diharapkan bukan hanya sebagi tempat belajar mengajar, namun juga akan diberdayakan menjadi tempat pengembangan riset khususnya yang terkait dengan pendidikan. Kehadiran rombongan FKIP Unila disambut langsung oleh kepala sekolah SMA YP Unila, Drs. Berchah Pituwas , M.H  dan segenap guru-guru SMA YP Unila.

Dalam sambutan yang disampaikan, Dekan menekankan bahwa  kerjasama antara FKIP Unila dan YP Unila akan terus dikembangkan, mengingat ditunjuknya FKIP Unila selaku rayon 107 di Sumatra guna mempersiapkan penyelenggarakan Program Profesi Guru (PPG) yang akan dilaksanakan tidak lama lagi. Ada pun syarat penyelenggaraan PPG ini, selain adanya asesor yang telah diseleksi oleh pihak penyelenggara kemudian asrama tempat tinggal, juga dipersiapkan tempat praktik mengajar bagi para peserta PPG paling tidak selama dua semester.

Selanjutnya selain informasi tentang PPG ini, Bujang juga menyampaikan bahwa, riset-riset terbaru oleh FKIP terkait pendidikan akan lebih dahulu diimplementasikan di SMA YP Unila. “Harapan besarnya, SMA YP Unila sebagai Benchmark-nya SMA di Lampung”, sahut Bujang.

Labschool menjadi tempat uji teori, pengembangan teori dan aplikasi semua teori pendidikan. Keberadaan labschool yang dikelola oleh FKIP Unila mendukung dua model pengembangan pendidikan. Pertama menjadi pelayanan pendidikan dan kedua menjadi teaching school.

Di kesempatan yang sama, Wakil Dekan I FKIP, Dr. Abdurrahman, M.Si juga menambahkan bahwa, FKIP akan memberikan pacuan kepada SMA YP Unila agar mencapai tujuan benchmark di atas standar sekolah lain. Salah satu upayanya yakni penerapan metode scaffolding. Metode ini tengah diupayakan FKIP dan YP Unila guna memacu hasil output pendidikan yang lebih berdaya saing.

Selain SMA YP Unila, FKIP Unila juga telah meresmikan labschool di PGSD Metro pada awal tahun 2015 ini. Selain bermanfaat besar untuk pelaksanaan PPG, labschool juga diperuntukkan untuk teaching school bagi dosen dan mahasiswa. Dosen dapat melihat dan mengevaluasi fenomena pendidikan yang berkembang sehingga mampu melahirkan teori-teori baru sekaligus dapat dipraktikkan. Sedangkan mahasiswa sangat leluasa melihat proses pembelajaran di labschool. Labschool didesain terbuka untuk dosen dan mahasiswa dalam bentuk etalase pendidikan.[Rf]