Presiden RI: Pramuka Bagian Terpenting Pendidikan Karakter Bangsa dalam Sistem Pendidikan Nasional

1297

43Joko(Eduspotnews):Jakarta, Kemendikbud — Peringatan hari ulang tahun Praja Muda Karana (Pramuka) ke-54 tahun 2015 menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran dan sumbangsih dalam membangun tunas-tunas muda agar memiliki watak, kepribadian, karakter, jati diri, sebagai generasi penerus bangsa yang kokoh. Oleh sebab itu Pramuka menjadi bagian paling penting pendidikan karakter bangsa dalam Sistem Pendidikan Nasional.

Hal tersebut disampaikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dalam sambutannya pada puncak peringatan hari ulang tahun Pramuka ke-54, di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta, Minggu (16/08/2015). “Keberlangsungan hidup kita sebagai suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan kita menjaga jiwa bangsa dan karakter bangsa. Itulah pentingnya gerakan Pramuka menjadi bagian terdepan dari gerakan perubahan dalam pembentukan karakter bangsa,” tutur Presiden.

Melalui Sistem Pendidikan Nasional, Presiden mendorong revitalisasi gerakan Pramuka, dengan melakukan berbagai langkah terobosan, inovasi, agar diminati, dicintai, dan relevan dengan generasi muda. “Kwarnas, dan Kwarda agar terus menerus memikirkan cara-cara yang kreatif untuk membuat adik-adik kita mencintai pramuka,” kata Presiden.

Presiden menyambut baik tema peringatan hari ulang tahun Pramuka ke-54, yaitu “Pramuka Garda Terdepan Pelaku Perubahan dalam Pembentukan Karakter Kaum Muda”. Tema tersebut, kata Presiden, sangat tepat dengan semangat dan tekad seluruh warga negara Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan amanat dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dengan membangun manusia Indonesia merdeka jiwa dan raga.

Sebagai garda terdepan gerakan perubahan, Presiden mengajak seluruh anggota Pramuka dapat memberikan contoh dalam perubahan mentalitas luhur bangsa. Selain itu juga, Pramuka dapat menjadi pelopor dalam perwujudan nilai-nilai integritas, kesantunan, tata krama, budaya saling menghargai, etos kerja, dan semangat gotong royong. “Lakukan perubahan ini, dimulai dari lingkungan terdekat anda,” ucap Presiden.

Presiden berharap kepada seluruh anggota Pramuka dapat menjadi teladan yang memiliki mental dan kepribadian yang kuat, pantang menyerah, disiplin, inovatif, dan senantiasa bekerja keras. “Mantapkan dan tanamkan dalam diri anda nilai-nilai Pancasila, Trisatya, Dasadharma Pramuka. Tumbuhkan dalam diri anda rasa bangga menjadi anggota Pramuka. Jayalah Pramuka dan Jayalah Indonesia Raya,” pesan Presiden.

sumber:http://www.kemdikbud.go.id/