Semnasta Soroti Perkembangan Sistem Pendidikan

1025

Para Pemateri Semnasta 2015

(Eduspotnews) Sebagai salah satu langkah alternatif yang dapat ditempuh guna mengembangkan pendidikan yang mencakup tata bahasa, sastra, dan pendidikan bahasa Inggris berbasis pada kearifan lokal, Program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila) menyelenggarakan Seminar Nasional dan Temu Alumni (Semnasta) 2015, Sabtu (23/5) lalu di aula K FKIP. Dengan Mengusung tema Promoting Professionalism in Strengthening Teacher’s Character. Semnasta 2015 ini diikuti oleh sejumlah guru bahasa Inggris yang dominasi alumni Pendidikan Bahasa Inggris.

Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri utama yang merupakan praktisi, peneliti, dan pengamat pendidikan. Mereka adalah Siti Wachidah, Ph.D., dari Universitas Negeri Jakarta, Prof. Bambang Setiyadi dari Unila, dan Drs. Antoni Iswantoro, M.Ed. Kepala MAN 1 Bandar Lampung.

Pada seminar tersebut, para pemateri dengan seksama menyoroti perkembangan sistem pendidikan di Indonesia dan juga mengkaji bagaimana kondisi para pendidik bagaimana cara menjadi seorang guru yang profesional.

Menurut Siti Wachida, tugas utama seorang guru tidak hanya mengajar, tetapi mendidik. Seorang guru adalah orang yang berdiri di depan kelas dengan rencana pelajaran dan mendapatkan nafkah dari pemerintah, sementara seorang pendidik adalah orang yang serius mendidik siswa sepenuh hati dengan melihat kebutuhan peserta didiknya.

Memperkuat pernyataan Wachidah ini, Prof. Bambang  juga mengatakan bahwa guru yang baik adalah pendidik yang kehadirannya selalu ditunggu oleh siswa; sementara dia / ketidakhadirannya membuat siswa kecewa. “Seorang guru harus mampu membuat siswa belajar melalui metode yang tepat dan teknik,” tambahnya.

Seminar ini menitikberatkan pada upaya seorang pendidik untuk menyesuaikan kinerjanya dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi seni agar dapat mempersiapkan anak didiknya menuju kompetisi di tingkat lokal, nasional, dan internasional.

Dengan mempromosikan profesionalisme dalam memperkuat karakter guru, Hery Yufrizal, Ph.D, sebagai sebagai moderator acara memfasilitasi  para peserta seminar untuk bertukar temuan penelitian dan karya ilmiah bahasa inggris serta mendiskusikannya. (Rf)