800 Siswa SMP dan SMA Se-Sumbagsel Ikuti GEMPITA 2015

947

Salah Satu Sekolaj Peserta Lomba Berpose Bersama Panitia Gempita

(Eduspotnews) Rangkaian acara Gebyar  Mahasiswa Pendidikan Eksakta (GEMPITA) 2015 telah berlangsung dari tanggal 25 hingga 28 Februari 2015. Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Eksakta (HIMASAKTA) ini sukses menyerap 800 siswa SMP dan SMA  se-Sumbagsel sebagai peserta lombanya.

Pada pembukaan kegiatan, hadir perwakilan Gubernur Provinsi Lampung, Elya Muchtar selaku  Assisten III Bidang Kesejahteraan Masyarakat. Elya mengungkapkan bahwa kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan langkah positif mahasiswa selaku agent of change. “Secara tidak langsung, mahasiswa telah menginspirasi para siswa sekolah untuk berprestasi dan berdaya saing”, jelas Elya.

Gempita 2015 merupakan gelaran tahun ke-7 dan kali ketiga untuk tingkat Sumbagsel.  Adapun tema yang diusung di tahun ini yaitu “Melalui Gebyar Mahasiswa Pendidikan Eksakta Lahirkan Saintis Berkualitas, Menuju Indonesia  Emas”. Terdapat 10 cabang perlombaan yang dibagi dalam kategori SMP dan SMA, diantaranya Lomba Komik Matematika, Keterampilan Laboratorium Kimia, Alat Peraga Fisika, Olimpiade Sains Kerohanian, Pembuatan Mading 2D, Lomba Cerpen Sains, Karya Tulis Ilmiah Biologi, Pemanfaatan Barang-barang Bekas, Olimpiade Sains SMP, dan Lomba Cepat Tepat SMP-SMA.

Menurut Ketua Pelaksana Gempita 2015, Saputa Wijaya (Pendidikan Matematika 2013), tujuan terselenggaranya kegiatan ini guna menggali potensi kreativitas siswa di bidang sains dan kerohanian. Selain itu juga, dengan hadirnya berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat Se-Sumbagsel ini dapat menyambung tali silaturahim antar sesama pelajar dan guru terutama alumni Universitas Lampung.

Wakil Dekan III FKIP Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Fuad menyampaikan rasa bangga kepada mahasiswa yang telah berusaha menyelenggarakan kegiatan ini. “Gempita 2015 ini merupakan prestasi, karena gelarannya mencakup wilayah Se-Sumbagsel, dan di dalam penyelenggaraannya ada gabungan kerjasama mahasiswa Unila dan Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang”, papar Fuad.

Fuad menambahkan bahwa dengan terselenggaranya agenda ini, FKIP mampu menjadi barometer pembangunan khususnya kemajuan dari segi pendidikan ilmu eksak serta  mampu menambah wawasan masyarakat. Gempita yang syarat dengan kegiatan fair play dan ber-output jelas ini dapat menjadi media implementasi teori-teori yang diperoleh di sekolah bagi siswa yang mengikuti lomba. Selain rangkaian lomba, panitia Gempita menggelar bazar di pelataran aula K selama lomba berlangsung yang bekerja sama dengan sponsor. (Rf)

Unduh daftar pemenang lomba : di sini