Lampost Selenggarakan Pelatihan Penulisan Opini di FKIP UNILA

833

(Eduspotnews) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung bekerjasama dengan Harian Lampung Post (Lampost) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Opini bagi akademisi pendidikan dan umum. Kegiatan berlangsung dua hari di ruang sidang lantai 2 dekanat FKIP Unila dan dibuka pada Kamis (21/01). Selaku tuan rumah kegiatan, FKIP Unila mengirimkan peserta sebanyak 10 dosen yang berasal dari keempat jurusan di lingkungan FKIP. Mereka diantaranya, Dr. Mulyanto Widodo,M.Pd., Dr. Riswanti Rini, M.Si., Dr. Agus Suyatna, M.Si., Drs. Haninda Bharata., M.Pd, Dr. Ngadimun., M.Pd dan Drs. Zulkarnain, M.Si.  Pelatihan Penulisan Opini ini merupakan gelaran angkatan kedua di mana sebelumnya angkatan pertama pernah digelar di Lampung Post pada Oktober 2014 lalu. Dekan FKIP Unila, Dr. Bujang Rahman, M.Si., berkesempatan membuka langsung pelatihan opini angkatan kedua ini dan didampingi oleh Bambang Eka Wijaya selaku Pemimpin Umum Harian Lampost yang juga pemateri pelatihan.

Dalam sambutannya Bujang menyampaikan pentingnya kemampuan menulis bagi para akademisi di lingkungan kampus. Menurutnya, kolom opini dapat menjadi media strategis bagi para dosen untuk mengungkapkan gagasan dan pemikiran dalam menjawab berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

Bujang juga menambahkan, banyak persoalan di masyarakat yang membutuhkan analisis maupun kajian para akademisi sehingga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat. “Menurut catatan kementerian pendidikan dan kebudayaan, Angka Partisipasi Kasar (APK) Lampung masih berada pada angka 55, 51 persen, artinya masih rendah, data-data yang didapat ini tidak akan bermakna apa-apa jika tidak disikapi,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Bambang Eka Wijaya juga menjelaskan bahwa penulisan opini di media memiliki kaidah-kaidah, etika, serta prinsip yang harus diikuti oleh penulisnya. “Opini yang dituliskan di media, harus murni dari narasumber. Tidak boleh ada pikiran dari pihak lain (red. Wartawan) dalam tulisan tersebut”, tegasnya.

Dalam penulisan opini juga membutuhkan pengetahuan, keahlian tertentu, serta kaidah-kaidah khusus yang perlu dipenuhi penulis sehingga layak untuk diterbitkan di media massa. Umar Bakti selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan, pelatihan akan berlangsung selama dua hari. Hari pertama lebih kepada teori, sedang hari selanjutnya difokuskan pada praktik menulis.“Hasil dari pelatihan ini akan dievaluasi dan diperbaiki kekurangannya, selanjutnya apabila bagus, hasil penulisannya akan dimuat diharian umum Lampung Post”, jelasnya singkat.(Rf)

1 COMMENT