Mahasiswa KKN KT Sukses Bangun Pesisir Barat

2570

ngmbury(Eduspotnews) : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan melalui mahasiswa KKN Kependidikan Teringrasi 2014 sukses mendampingi masyarakat Pesisir Barat dalam menjalankan beberapa program pembangunan kabupaten baru ini. Program KKN yang menjadi sasaran utama mahasiswa KKN KT FKIP tersebut mencakup bidang pendidikan, ekonomi kreatif, olahraga, rohani hingga seni budaya.

Ucapan terima kasih warga masyarakat, yang dalam hal ini disampaikan langsung oleh PJ Bupati Kabupaten Pesisir Barat  Kherlani  atas peran aktif mahasiswa KKN KT yang berkontribusi penuh memotivasi serta mendorong masyarakat untuk lebih giat membangun potensi kearifan lokal kabupaten yang berada di pesisir pantai ini. Kherlani juga memaparkan, dalam setahun, tidak kurang dari seribu pendatang baik lokal maupun internasional untuk menikmati wisata yang ada di Pesisir Barat. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan mutu di berbagai bidang, seperti pariwisata, ekonomi kreatif hingga mutu pendidikan bagi warga masyarakatnya.

Program yang dibawa mahasiswa KKN KT di kabupaten Pesisir Barat antara lain pendirian sanggar seni Helau si Ngambur yang bertujuan melestarikan serta mengembangkan kesenian daerah, ekonomi kreatif yakni pengolahan barang-barang yang tidak terpakai menjadi barang ekonomis dan siap jual. Selain itu, mahasiswa bersama masyarakat, membuat kue olahan berbahan dasar pisang dan kelapa yang mudah didapatkan di daerah kecamatan Ngambur sebagai salah satu daerah yang menghasilkan pisang dan kelapa yang cukup banyak.

Tidak terlepas dari konsep terintegrasinya, mahasiswa KKN KT yang juga melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), juga mengajar di beberapa sekolah yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan. Semua program yang telah berjalan, dilanjutkan oleh masyarakat setempat setelah mahasiswa KKN ditarik kembali ke Universitas Lampung.

Bahkan ada beberapa program KKN yang sepenuhnya telah dijalankan oleh masyarakat. Misalnya pemasaran hasil olahan makanan dan kerajinan  serta keaktifan sanggar seni yang pelatihnya berasal dari pemuda setempat yang telah dibekali oleh mahasiswa KKN KT dari jurusan Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Seni Tari.

Dekan FKIP Unila Dr. Bujang Rahman, M.Si yang hadir pada peresmian program unggulan di Kecamatan Ngambur, Pesisir Barat menyampaikan bahwa, hakikat dari KKN KT FKIP Unila yakni mahasiswa belajar di masyarakat dan juga mengidentifikasi potensi-potensi yang ada di daerah sehingga dapat diberdayakan secara optimal.

Selanjutnya Bujang menekankan bahwa, program KKN KT FKIP dapat disetujui apabila visible dan continueble. Visible artinya pelaku (pelaksana, pelatih hingga pembina) di masyarakat itu ada. Mahasiswa hanya motivator yang membawa program tersebut. Continueble yakni program dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Karena pelakunya masyarakat, program-program ini milik masyarakat dan tetap berlangsung. Mahasiswa hanya mengantarkan. Ketika program itu jadi dan siap dilaksanakan, maka itu menjadi milik masyarakat”, jelas Bujang.

Hal ini dipertegas oleh pernyataan Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto M.S, bahwa KKN KT FKIP mencampurkan antara penguasaan teori kependidikan terhadap penerapan di masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari keterampilan para pelaku seni tari hasil binaan sanggar seni yang didirikan oleh mahasiswa serta konsep wirausaha hasil pendampingan mahasiswa Unila mampu dalam pemberdayaan para pemuda. (Riky)