Deni Yuniardi dan Heizlan Muhammad Gubernur BEM F 2014 Terpilih

607

gub(Eduspotnews) Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan hingga dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara berpartisipasi, baik secara langsung maupun melalui perwakilan dalam perumusan, pengembangan, dan perancangan hukum. Berdasarkan hal tersebut, Panitia Khusus Pemilihan Raya (Pansus Pemira) FKIP Unila menyelenggarakan pemungutan suara untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-F) periode 2014-2015, pada Senin (26/5).

Ahmad Hidayat selaku ketua Pansus mengatakan, pemira ini merupakan wadah bagi mahasiswa FKIP untuk berdemokrasi dengan ikut andil dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur BEM. Agenda ini dilaksanakan di tiga tempat pemungutan suara (TPS), yaitu kampus gedung meneng, Metro, dan Ratulangi. Pemungutan suara ini dimulai dari pukul 08.00 – 15.00 WIB serentak di tiga kampus.

Untuk penghitungan suara dilakukan 15 menit setelah pemungutan suara dilakukan. Pada Pemira kali ini, terdapat dua kandidat Cagub dan Cawagub, yakni paket satu, Deni (Pendidikan Batrasia 2011) dan Heizlan (Pendidikan Matematika 2011), sedangkan kandidat kedua yakni Setyo (Pendidikan Sejarah 2011) dan Sofyan (Penjaskesrek 2011).

Peserta Pemira ini adalah seluruh mahasiswa FKIP Unila yang masih aktif kuliah dan tersebar di empat jurusan yaitu Pendidikan MIPA, Pendidikan IPS, Ilmu Pendidikan dan Pendidikan Bahasa dan Seni.

“Jumlah mahasiswa FKIP itu sendiri sekitar 6000 mahasiswa, namun sekitar 40 % atau sekitar 2400 yang diambil sebagai DPT,” ujar Ahmad Hidayat saat diwawancarai Eduspot.

Berdasarkan hasil pantauan tim Eduspot sampai pukul 21.40 WIB tadi malam, paket satu atas pasangan Deni Yuniardi dan Heizlan Muhammad menang dengan perolehan 884 suara, beda tipis dari pasangan kedua dengan perolehan 880 suara. Selanjutnya, pelantikan Gubenur dan Wakil Gubernur terpilih rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat sebelum program KKN-PPL fakultas berlangsung. (Kay/Huda)