KKN Kependidikan Terintegrasi (KKN-KT) FKIP Unila Ajarkan Pembuatan Nata De Coco

1007

ngamburKembangkan sumber Potensi Kabupaten Pesisir Barat merupakan daerah otonom baru (DOB) terbungsu di Lampung memiliki berbagai macam potensi yang harus dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian, pendidikan, kesejahtraan masyarakat, dan pendapatan asli daerah (PAD).

Dukungan salah satunya dituangkan dalam Kuliah Kerja Nyata-Kependidikan Terintegrasi (KKN-KT) FKIP Universitas Lampung Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2010 di Pekon Negeriratu Ngambur, Kecamatan Ngambur, sejak Rabu (3/7).  Sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam dua kelompok melakukan KKN-KT dengan tujuan mengembangkan potensi di Pesisir Barat.

Koordinator Kecamatan Mahasiswa KKN-KT FKIP Unila Gidion menjelaskan, untuk di Pekon Negeriratu ini terdiri atas dua kegiatan dalam masyarakat, Meliputi pengembangan sumber daya masyarakat, kegiatan sekolah di SMAN 1 Ngambur dan MTs It’tihad serta kegiatan lainnya.

Untuk di masyarakat meliputi kegiatan kelompok kerja, seperti pembuatan Nata De Coco sebagai bahan dasar campuran minuman dengan bahan pokok air buah kelapa. Hal itu mengingat wilayah ini memiliki banyak potensi kelapa Di mana, air kelapa tidak dimanfaatkan dan hanya dibuang.

“Dengan pengembangan itu diharapkan kabupaten ini memiliki pengolahannya sendiri dengan memberdayakan masyarakat, sehingga perekonomian, kesejahteraan, dan lainnya akan dapat lebih meningkat “ kata Gidion

Dia berharap Pemkab Pesisir Barat juga dapat mendukung pengembangan pembuatan Nata De Coco ini dengan bahan utama air buah kelapa sehingga tembus ke pasar luar daerah, Masyarakat setempat pun sangat antusias dan mendukung berbagai program kegiatan yang dilakukan Mahasiswa KKN-KT FKIP Unila ini.

“Proses pembuatan Nata De Coco memang membutuhkan waktu sekitar satu bulan karena harus melalui proses fermentasi dan sebagainya. Namun, ini memiliki prospek bagus “ ungkapnya. (sumber: radar lampung)