Mahasiswa FKIP Unila Memasuki Babak Akhir Pembakalan KKN-KT

245

(FKIP Unila, Bandar Lampung) Ratusan mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung menghadiri pembekalan KKN-KT FKIP Unila 2013 (11/5). Kegiatan ini diadakan tersebar di beberapa ruang perkuliahan FKIP yaitu gedung A, gedung K dan gedung C. Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya membekali mahasiswa FKIP unila secara keseluruhan dalam kegiatan KKN-KT yang akan dilaksanakan awal Juli mendatang.

Pada kegiatan pembekalan kali ini, ketua unit Praktik Lapangan Terpadu, Mulyanto Widodo didampingi sekretaris PLT, Muhammad Basri. Mereka menjadi pemateri utama dalam sesi terakhir pembekalan KKN-KT tahun 2013. Beberapa dosen jurusan terkait seperti Nina Kadaritna juga andil sebagai pemateri parallel dalam kegiatan tersebeut. Dia menyampaikan bawha KKN tahun ini adalah bentuk upaya pengabdian terjun langsung ke masyarakat dan lebih terfokus bidang kependidikan yang dimiliki mahasiswa. Ia juga mengharapkan agar mahasiswa lebih disiplin dan menaati aturan aturan, etika, nilai-nilai yang ada di masyarakat dan juga dapat menerapkan program kerja yang telah dipaparkan pada saat pembekalan. (red)

Berbeda dengan sebelumnya, pelaksanaan kegiatan pembekalan kali ini dikhususkan hanya untuk mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA yang terdiri dari program studi, pendidikan matematika, pendidikan fisika, dan pendidikan biologi. Namun, beberapa mahasiswa dari program studi yang lain juga ikut turut andil dalam kegiatan ini diakibatkan karena ketidakhadiran pada sesi sebelumnya seperti Mei Dianita, mahasiswa pendidikan bahasa inggris.

Menurut Nani Pahini (Pendidikan Fisika 2010), KKN- Kependidikan Terintegerasi ini berbeda dengan tahun sebelumnya dimana KKN tahun ini terkonsentrasi pada bidang kependidikan yang dimiliki mahasiswa dan hanya diikuti oleh mahasiswa gabungan dari beberapa program studi di Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan. Nurhadi, (Pendidikan Fisika 2010) menyatakan bahwa tujuan pembekalan kali ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa untuk mengetahui runtutan sistem penyusunan program kegiatan pengabdian masyarakat ini baik disekolah maupun di lingkungan masyarakat.(Fadhil/Riky)