FKIP Sosialisasikan KKN-K Terintegrasi di Lampung Barat

258

(Lam-Bar, Eduspot): Sejumlah Tim dari FKIP Unila mengunjungi kantor Bupati Lampung Barat Senin (6/5),  dalam misinya kedatangan tim ini adalah untuk menyosialisasikan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Kependidikan Terintegrasi(KKN-KT) dengan Praktik Lapangan Terpadu (PLT) sebagai mata kuliah wajib mahasiswa FKIP Unila.

Pada pertemuan tersebut, Bupati yang diwakili oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Lampung Barat Nirlan, dihadiri oleh Asisten II Gunawan Rasyid, Kepala Dinas Pendidikan Nukman, Inspektur Daerah, senjumlah Camat, dan Kepala sekolah dari berbagai daerah di Lampung Barat, menyambut baik dan apresiatif atas kedatangan Dekan FKIP Unila Bujang Rahman yang didampingi Pembantu Dekan I FKIP Unila M. Thoha BS. Jaya, ketua Unit Praktik Lampangan Terpadu (PLT) Mulyanto Widodo, ketua Unit Database dan Publikasi Ilmiah (DPI) Budi Kadaryanto, dan tim Eduspot FKIP Unila. Nirlan juga menyampaikan gagasan bahwa kegiatan tersebut dapat  memberikan warna tersediri bagi perkembangan pendidikan Lampung Barat untuk lebih baik.

Berbeda dengan kegiatan KKN mahasiswa yang sebelumnya, pelaksanaannya digabung menjadi satu dengan mahasiswa dari fakultas lain. Tahun ini, Unila melaksanakan dua pola KKN-Tematik, yaitu KKN Kependidikan dan KKN Non-Kependidikan. KKN Kependidikan dilaksanakan oleh FKIP, sedangkan KKN Non-Kependidikan dilaksanakan oleh fakultas-fakultas lain di luar FKIP.

Rencana KKN-K Terintegrasi di Lambar akan ditempatkan pada 9 kecamatan, 39 desa, dan 44 sekolah. Adapun jenjang sekolah tersebut terdiri atas 9 Sekolah Dasar (SD), 21 (SMP/MTs), dan 14 (SMA/MA/SMK). Kriteria penentuan wilayah KKN-K Terintegrasi diantaranya adalah; dapat diakses dengan kendaraan, lokasi tidak dalam keadaan konflik, terdapat jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah/Kejuruan, siap diakses oleh mahasiswa, dan diutamakan bagi daerah sangat membutuhkan pembangunan pendidikan.

KKN-K Terintegrasi di lapangan dilaksanakan secara simultan antara program di sekolah dan program di masyarakat. Kegiatan KKN-K Terintegrasi di desa terdiri atas 3 Sistem Kredit Semester (SKS) dan kegiatan PPL di sekolah terdiri atas 4 SKS sehingga selama KKN mahasiswa akan memperoleh 7  SKS. KKN-K Terintegrasi FKIP Unila akan dilaksanakan pada awal Juli sampai dengan pertengahan September 2013 atau dengan rentang waktu 2,5 bulan (75 hari). Moto KKN-K Terintegrasi adalah “Belajar dan Mengabdi” dan diharapkan melalui kegiatan ini mahasiswa memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, profesionalisme, dan sosial. (Fad/Bay)