MOTIVATING BY HEART: Membangun Soft Skill Kesantunan Mahasiswa dengan Hati

1141

Terdapat gejala menurunnya moralitas/kesantunan  mahasiswa dan motivasi belajar yang sangat rendah pada mahasiswa calon guru.

“Pak saya mau minta tanda tangan, Bapak ada di kampus jam berapa ya?” Demikian isi pesan singkat (sms) seorang mahasiswa yang dikiriman kepada dosennya pukul 09.30.  Padahal sang dosen sudah berada di kampus dari pukul 07.30. Atau pukul 04.00 dini hari seorang ibu dosen mendapat sms dari mahasiswanya yang menanyakan apakah draft skripsinya yang dikirimkan kemarin sudah dikoreksi atau belum.

Itulah sekelumit dari sejumlah kegalauan para dosen tentang perilaku tidak santun mahasiswa calon guru di FKIP Universitas Lampung.  Kegalauan ini nampak pada pemandangan sehari-hari yang dihadapi dosen seperti cara berpakaian, cara bergaul, berkomunikasi, menyampaikan dan menerima ide dan pendapat yang masih belum menunjukkan jati diri sebagai seorang calon guru.  Banyak mahasiswa/i calon guru yang masih mengenakan sejenis jeans ketat dan berkaos oblong saat berada di kampus.  Pengalaman lain yang dihadapi dosen adalah kecuekan mahasiswa ketika seorang dosen lewat di tengah kerumunan mahasiswa ketika mereka sedang asyik bercengkerama. Sama sekali tidak mempedulikan dosennya.

Untuk mengatasi hal tersebut Dekan FKIP membentuk TIM Educating by Heart yang beranggotakan beberapa dosen wakil jurusan di lingkungan FKIP Universitas Lampung. Melalui program Motivating by Heart di setiap awal semester seluruh mahasiswa bergilir mendapat training motivasi yang menggugah hati dengan teknologi multimedia.

Mereka diajak dan dilibatkan secara emosi dengan materi, melakukan gerakan, merenung, dan berkontemplasi, sehingga tidak jarang banyak mahasiswa yang menangis histeris, sehingga banyak merubah mindset dan perilaku mahasiswa ke arah yang lebih positif.  Setelah beberapa semester berjalan, hasil luar biasa ditunjukkan melalui perubahan yang luar biasa pula. Para mahasiswa mulai berperilaku (berpakaian, berkomunikasi, dan beretika dalam diskusi) sebagaimana calon guru yang baik. Mereka menjadi sangat santun terhadap dosennya: Mencium tangan dosen saat bertemu, mengucapkan salam terlebih dahulu saat mengirim sms,  sangat percaya diri sebagai calon guru, dan  selalu ceria dalam setiap perkuliahan. (Kontributor: WAPIK-Unesa, src :http://wapikweb.org)

2 COMMENTS