anjunganSegenap Civitas Akademika Keluarga Besar FKIP Unila Mengucapkan : Selamat dan Sukses atas Pelantikan Dr.Hi. Bujang Rahman, M.Si. sebagai Dekan FKIP Unila Periode 2014 s.d 2018, semoga FKIP Unila semakin Sukses & Berjaya anjunganBagi Peserta PLPG Tahun 2014 yang akan melaksanakan IBADAH HAJI Tahun 2014 segera menghadap Panitia Sertifikasi Guru paling lambat tanggal 25 Juli 2014 (pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB) anjunganSelamat dan Sukses atas diraihnya Hasil Akreditasi Program Studi Pendidikan Geografi dengan Peringkat "A" No.SK:148/SK/BAN-PT/Ak-SURV/S/V/2014 anjunganWASPADALAH, WASPADALAH, WASPADALAH ...!!! KEPADA PESERTA PLPG WASPADA TERHADAP PENIPUAN DALAM BENTUK APAPUN, APABILA ADA MASALAH YANG BERKAITAN DENGAN SERTIFIKASI GURU DAPAT LANGSUNG MENGHUBUNGI PANITIA SERTIFIKASI GURU RAYON 107 UNIVERSITAS LAMPUNG, TELP 0721 704624

Guru Tersertifikasi Akan Diuji Ulang

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan tes ulang bagi 36.000 guru di Lampung yang sudah tersertifikasi dan mendapat tunjangan profesi. Tes ulang dilakukan untuk memantau dan memetakan kinerja tenaga pendidik tersertifikasi yang jumlahnya mencapai lebih dari 1 juta orang dan belum pernah dievaluasi. “Uji ulang bagi guru tersertifikasi ini akan dilakukan Kemendikbud langsung baik secara online melalui website maupun secara offline atau manual,” ujar Buchori Asyik selaku Ketua Panitia Sertifikasi Guru di Lampung, Selasa (26/6).

Tujuan uji ulang sama seperti Uji Kompetensi Awal (UKA) yang dilakukan awal tahun lalu bagi para calon guru peserta sertifikasi 2012. UKA diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) bersama dinas pendidikan kabupaten/kota.

Tahun ini pemerintah menerapkan UKA bagi para guru yang akan disertifikasi, sementara mereka yang sudah menerima sertifikasi lebih dulu belum pernah diuji. Untuk itulah uji ulang itu dilakukan. Tujuannya bukan menguji ulang sertifikasi melainkan melakukan pemetaan.

Dikatakannya, hasil uji ulang bagi guru tersertifikasi tidak akan berdampak pada tunjangan para guru yang tersertifikasi. Paling tidak pemerintah akan berupaya melakukan pembinaan dan peningkatan mutu guru berdasarkan hasil uji ulang ini.

Tes yang harus dilalui peserta sertifikasi hampir sama seperti UKA. Seputar kompetensi guru terkait penguasaan mata pelajaran yang diasuh. Hanya saja, lanjut Buchori, di masa mendatang pemerintah memang berniat untuk menerapkan penilaian kinerja guru. Ke depan tidak semua guru tersertifikasi akan menerima tunjangan profesi guru.

“Guru yang tidak melakukan apa-apa atau tidak berkinerja baik ya tidak akan menerima tunjangan profesi,” pungkasnya.

Artinya, terang Buchori, tunjangan sertifikasi yang akan diberikan bukan berdasarkan sertifikat profesi pendidik melainkan kepada kinerja. “Apakah guru bisa memetakan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD). Apakah mereka dapat membuat silabus dengan baik dan menyusun materi ajar sendiri bahkan membuat lembar kerja siswa bagi murid mereka. Hal inilah yang akan menentukan apakah sertifikasi guru akan dibayar ataupun tidak,” paparnya.

Incoming search terms:

  • apa saja yang diuji untuk tes sertifikasi guru
  • kapan tunjangan kinerja dibayarkan untuk universitas lampung

3 Responses to Guru Tersertifikasi Akan Diuji Ulang

  1. erma oktaviani, S.Pd says:

    Insya Allah siap pak, rencana kapankah pelaksanaannya?

  2. awal supriyadi says:

    kami siap melaksanakan amanat kemendiknas. mohon jadwal segera disusun

  3. kodar aminudin says:

    siapa takut…… EGP..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Marquee Powered By Know How Media.