Guru SD/SMP Bentuk Kesadaran Siswa Soal Lingkungan

FKIP news : Guru kelas pada Sekolah Dasar (SD) dan guru mata pelajaran pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bandar Lampung kini memiliki peran ganda di dalam kelas. Guru SD maupun SMP tidak hanya menjadi tenaga pendidik di dalam kelas, mereka juga dituntut untuk dapat menjadi agen lingkungan hidup terutama dalam hal adaptasi terhadap perubahan iklim. Demikian diutarakan Ketua Program Peningkatan Kapasitas Guru dan Siswa dalam Membentuk Ketahanan Kota terhadap Perubahan Iklim di Bandar Lampung Maulana Mukhlis, Rabu (16/5).

“Artinya guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran saja di dalam kelas, sebagai agen lingkungan hidup mereka juga berperan dalam membentuk kesadaran siswa mengenai perubahan iklim dan dampak yang dapat diakibatkannya serta bagaimana langkah adaptasinya,” ujar Maulana.

Dengan demikian terkait peran barunya tersebut para guru dituntut untuk menguasai materi dan informasi mengenai perubahan iklim, untuk kemudian mentransfer informasi tersebut kepada siswa. Jadi kunci keberhasilan program ini ada di tangan guru di dalam kelas. Kendati demikian para guru tak perlu khawatir dan merasa direpotkan dengan adanya sisipan peran mereka yang baru ini.

“Di sinilah peran dari Unila dan tim ketahanan kota. Membantu meningkatkan kapasitas guru dalam menguasai materi perubahan iklim,” urainya.

Ia mengatakan, ke depan Unila akan menerbitkan buku yang akan menjadi pegangan bagi guru kelas untuk guru SD dan guru mata pelajaran untuk guru SMP. Buku tersebut merupakan buku materi pelajaran IPA, IPS, dan PKN untuk SD serta IPA serta IPS Terpadu untuk SMP yang selama ini dicetak penerbit.

Hanya saja, lanjut Maulana, selain memuat kompetensi dasar dan standar kompetensi yang diwajibkan pemerintah, buku ini mengandung materi sisipan mengenai perubahan iklim yang disusun sedemikian rupa sehingga materi tersebut memiliki keterkaitan dengan materi yang tengah disampaikan di dalam kelas.

“Jadi formulanya seperti proses pengintegrasian iman dan taqwa ke dalam mata pelajaran. Misalkan kita berbicara tentang organ tubuh maka dalam pertemuan tersebut kita sisipkan ayat Alquran yang menerangkan tentang organ tubuh mahluk hidup dalam surat Yunus misalnya,” terang Maulana.

Selain mencetak buku bagi guru, tim ketahanan kota dan Unila juga akan mencetak lembar kerja siswa bagi siswa. Baik buku maupun LKS akan dibagikan secara gratis kepada guru maupun siswa di empat sekolah percobaan kurikulum. “Jadi guru tidak perlu beli buku lagi dan cukup pegang satu buku saja,” pungkasnya.

Leave a Reply